Batam  

Wali Kota Batam Lantik Empat Kepala OPD, Pesan Bergerak Lebih Cepat Realisasikan Program Prioritas

Avatar photo
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kembali melantik sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Jumat (6/2/2026) siang, di Lantai IV Kantor Pemko Batam.

AriraNews.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kembali melantik sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Jumat (6/2/2026) siang, di Lantai IV Kantor Pemko Batam.

Mereka yang dilantik adalah Herman Rozie, dirotasi menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Hendriani Agustini, diangkat menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), sebelumnya menjabat Kepala Inspektorat Kota Batam.

Dohar Mangalando Hasibuan, diangkat menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sebelumnya menjabat Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air.



Metra Dinata, diangkat menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), sebelumnya menjabat Kepala Bidang Wasnas Kesbangpol Kota Batam.

Dalam arahannya, Amsakar menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik sekaligus menitipkan harapan besar agar seluruh OPD dapat bekerja lebih cepat, responsif, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang baru dilantik, seraya menitipkan harapan ayo bekerja mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Batam,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:   Ekonomi Batam Ngebut di Akhir 2025, Tumbuh 7,49 Persen

Amsakar menekankan pentingnya peran strategis OPD dalam menjawab persoalan perkotaan, mulai dari pelayanan publik, kebakaran, infrastruktur hingga persoalan lingkungan, khususnya sampah.

Untuk Dinas Pemadam Kebakaran, Amsakar menyoroti masih adanya sejumlah pekerjaan rumah, termasuk kondisi sarana dan prasarana. Ia menyinggung peristiwa kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terjadi pada malam sebelum pelantikan.

“Semalam TPA terbakar. Kami sampai dengan Ibu Wakil Wali Kota, Pak Sekda, Pak Asisten, rekan-rekan Damkar dan DLH berada di lokasi sampai menjelang tengah malam. Ini nanti dibereskan Bu Heni. Salah satu problem di sana kabarnya kendaraan kita juga sudah mulai rusak, lakukan perbaikan ke arah itu,” tegasnya.

Amsakar juga menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pengayaan pengalaman birokrasi dan pembentukan pemahaman utuh tentang pemerintahan. Ia menegaskan bahwa jabatan bukan penentu reputasi seseorang.

“Jangan pernah berpikir bahwa tempat menentukan reputasi. Semua tempat yang kita lalui adalah jalan pematangan kita, supaya utuh memahami bagaimana pemerintahan ini bekerja,” katanya, sembari menceritakan perjalanan karier birokrasi yang pernah ia jalani.

BACA JUGA:   Pangdam Tuanku Tambusai Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Batam, Amsakar Sebut Sudah Tersedia Lahan untuk 53 Titik

Kepada Metra Dinata selaku Kadis BMSDA, Amsakar memberikan tugas besar untuk menuntaskan proyek-proyek infrastruktur strategis, termasuk penyelesaian ruas jalan Sungai Beduk hingga Tiban, serta kawasan menuju Nongsa dan Waduk.

“Infrastruktur yang sudah teranggarkan sekarang, tuntaskan. Buat perencanaan yang lebih baik, koordinasi dengan semua pihak. Di wilayah sana pagi hari luar biasa macetnya,” ujarnya.

Sementara itu, kepada Dohar Mangalando Hasibuan yang kini memimpin DLH, Amsakar menegaskan bahwa persoalan sampah di Batam merupakan isu yang sangat kompleks dan membutuhkan kerja ekstra.

“Sampah ini luar biasa kompleks. Bila perlu tak usah tidur-tidur. Dari 336 daerah di Indonesia yang masuk kategori darurat sampah, Batam berada di posisi sekitar 124. Progres kita sudah cukup baik, tapi perlu kecepatan dan kekencangan lagi,” katanya.

Amsakar juga mengungkapkan bahwa Presiden RI telah memberikan arahan langsung agar persoalan sampah, kebersihan kota, penataan baliho dan umbul-umbul ditangani secara serius. Di Batam, kebijakan tersebut akan diwujudkan melalui Gerakan Batam Asri (Gema Batam Asri) sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Asri.

BACA JUGA:   Masuk 5 Besar Kinerja Terbaik, Diskominfo Batam Perkuat Layanan Informasi Publik

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah, banjir, dan pelayanan air bersih merupakan bagian dari 15 janji politik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kalau tiga ini tidak selesai, malu juga kami meneruskan pemerintahan ini,” tegas Amsakar.

Untuk Herman Rozie, Amsakar meminta agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dibenahi secara serius, termasuk memperkuat kemitraan dengan sekolah-sekolah agar perpustakaan menjadi ruang yang hidup dan menarik bagi pelajar.

“Jadikan perpustakaan kita mengesankan, meninggalkan kesan positif bagi anak-anak dan pelajar kita. Gedung itu harus betul-betul dikunjungi oleh orang-orang yang haus ilmu pengetahuan,” pesannya.

Di akhir arahannya, Amsakar menegaskan bahwa rotasi dan pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat realisasi program-program prioritas Pemko Batam. (emr)