Perempuan Tangguh di Perbatasan Indonesia, Gaungkan Semangat Pancasila dari Puncak Gunung Ranai

Srikandi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna bersama Wanita Angkatan Udara (Wara) Lanud Raden Sadjad (RSA) saat menaklukkan Puncak Serendit sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.

Ariranews.com, Natuna – Semangat Pancasila bergema dari puncak Gunung Ranai di wilayah perbatasan Indonesia. Sejumlah perempuan tangguh yang tergabung dalam Srikandi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna bersama Wanita Angkatan Udara (Wara) Lanud Raden Sadjad (RSA) menaklukkan Puncak Serendit sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Minggu (31/5/2026).

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, pendakian tersebut menjadi simbol nyata semangat persatuan, ketangguhan, dan pengabdian perempuan Indonesia di garda terdepan wilayah perbatasan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi landasan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

BACA JUGA:  Momentum Idul Adha, SAR Natuna Tebar Kepedulian Sosial di Perbatasan

Kegiatan pendakian dilepas langsung oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, S.E.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanud RSA menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan melalui tindakan nyata.

“Momentum Hari Lahir Pancasila ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan. Sinergi antara Wara Lanud RSA dan Srikandi SAR Natuna merupakan contoh nyata implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Dampingi Menteri Bappenas Resmikan Gedung Nusantara dan Cakrawala PT McDermott Batam

Perjalanan menuju puncak Gunung Ranai yang berada pada ketinggian 968 meter di atas permukaan laut (mdpl) ditempuh selama hampir dua jam. Medan terjal, jalur menanjak, serta lintasan berbatu yang licin menjadi tantangan yang harus dilalui seluruh peserta.

Meski demikian, semangat para personel tidak surut. Dengan kekompakan dan tekad yang kuat, seluruh peserta berhasil mencapai puncak dan menyelesaikan kegiatan dengan aman.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan ketangguhan sekaligus sinergitas antara Srikandi SAR Natuna dan Wara Lanud RSA.

BACA JUGA:  Tampil Dominan, SMAN 2 Bunguran Timur Bekuk SMAN 1 Teluk Sebong 3-0 di Final

“Pendakian ini merupakan wujud ketangguhan dan sinergitas kami dalam memperingati Hari Lahir Pancasila. Alhamdulillah, seluruh personel yang terlibat berhasil melaksanakan tugasnya dan kembali dengan aman serta dalam kondisi sehat,” ujar Abdul Rahman.

Melalui kegiatan ini, Lanud RSA dan Kantor SAR Natuna berharap nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Gunung Ranai sebagai warisan geologi sekaligus destinasi wisata alam unggulan yang dimiliki Kabupaten Natuna.

(Dod)