Batam  

Rumah Baru Di Batam Wajib Pakai Genteng

Avatar photo
Amsakar Achmad.

AriraNews.com, BATAM – Perumahan baru di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) wajib menggunakan atap genteng. Aturan ini akan dipastikan saat pengajuan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia (RI) perihal program gentengnisasi.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan perumahan yang akan dibangun di Batam akan tinjau kembali pengajuan perizinannya. Apabila tidak mengunakan genteng, akan minta diperbaiki.

Penegasan tersebut dikatakan Amsakar sebagai tindak lanjut arahan presiden Republik Indonesia saat Rapat Koordinasi bersama seluruh kepala Daerah di Indonesia yang dilaksanakan di Sentul.

BACA JUGA:   Ratusan Tour Guide Batam Teken Pakta Integritas, HPI Tegaskan Etika dan Profesionalisme

Amsakar, mengatakan penataan kota tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sampah dan infrastruktur dasar. Tetapi juga menyangkut kenyamanan serta tampilan kawasan permukiman.



“Ini bukan sekadar soal estetika, tapi juga kenyamanan warga dan wajah kota Batam,” kata Amsakar.

Amsakar juga mengatakan nantinya untuk penyediaan bahan akan dibantu oleh Koperasi merah putih yang saat ini juga sedang berjalan pembangunan di setiap kelurahan yang ada di Kota Batam.

BACA JUGA:   Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Sementara untuk perumahan yang sudah terbangun dan sudah berdiri, tidak ada masalah. Menurutnya arahan presiden tersebut untuk pembangunan di masa depan.

Sebelumnya arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penerapan Program Gentengisasi secara nasional.

Program tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026) lalu.

Dalam arahannya, Presiden menyoroti masih banyaknya rumah di Indonesia yang menggunakan atap seng. Menurut Prabowo, atap seng membuat suhu ruangan lebih panas serta mudah berkarat, sehingga dinilai kurang sehat dan tidak tahan lama.

BACA JUGA:   Program New Nagoya, BP Batam Siapkan Penataan Kawasan, Pedestrian, PKL hingga Harbourbay

Program Gentengisasi ini, kata Prabowo, merupakan bagian dari gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Prabowo  mendorong penggunaan genteng berbahan tanah liat yang dinilai lebih sejuk, kuat, dan ramah lingkungan.

“Saya ingin semua atap di Indonesia menggunakan genteng. Gerakannya adalah gerakan nasional, proyeknya proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” kata Prabowo. (*/emr)