6 dari 58 Orang Penumpang Citilink Asal Padang Positif Covid-19

Avatar photo

Ariranews.com, Batam – Sebanyak 58 orang penumpang maskapai Citilink QG-957 dari Padang, Sumatera Barat, tanpa memiliki dokumen negatif Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) tiba di Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 18.55 WIB, Selasa (13/7/2021) lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan 6 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

“Hasilnya sudah keluar, dari 58 orang kemarin itu, 6 di antaranya positif Covid-19. Hal ini berdasarkan data dari RSKI Galang, di mana sebelumnya telah dilakukan pengambilan sampel,” kata Kadisops Lanud Hang Nadim selaku Dansatgas Covid Bandara Hang Nadim Mayor Lek Wardoyo saat dihubungi awak media, Kamis (15/7/2021) pagi.

BACA JUGA:  Dukungan Penuh BP Batam, DayOne Bangun Data Center Kedua, PLN Batam Siap Bangun PLTS Kapasitas 200 MWP

Kata dia, hasil yang diberikan ini akan dilaporkan ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam. Sebelumnya seluruh penumpang sudah diminta melakukan karantina mandiri di alamat tujuan.

“58 penumpang yang kemarin kita tes PCR kami minta karantina di rumah sesuai alamat mereka. Nantinya apakah akan dijemput sama tim satgas kami tidak tahu dan itu tergantung dari puskesmas masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA:  Amsakar-Li Claudia Lepas 641 Jemaah Calon Haji asal Batam

Seperti yang diberikan sebelumnya, puluhan penumpang yang berangkat dari Bandara Minangkabau, Sumbar tersebut terlacak tak memiliki dokumen negatif RT-PCR ketika petugas KKP Batam melakukan pemeriksaan e-HAC.

Ke-58 penumpang hanya mengantongi dokumen negatif antigen yang sudah di validasi oleh petugas KKP Padang. Sedangkan pada hari itu PPKM Darurat telah diberlakukan di Batam dan negatif Covid-19 RT-PCR merupakan syarat untuk bisa masuk ke Batam.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Amsakar Achmad Pilih Haji Reguler, Nabung 25 Tahun

“Dari sini dikonfirmasi ke pihak KKP di Padang, ternyata mereka masih menggunakan Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 14 tahun 2021 yang menyatakan negative PCR untuk wilayah Jawa dan Bali,” ucapnya.(emr)