banner 728x90

Kunjungi Kawasan Botania 2, Isdianto Didoakan Warga dan Pedagang

BATAM: Calon Gubernur Kepri, nomor urut 2, Isdianto berkunjung ke Pasar Botania 2, Batam Kota, Selasa (3/11/2020) pagi.

Sebelum ke pasar tersebut, Isdianto sudah memulai aktifitas pagi dengan salat berjamaah di Masjid An Nur, Perumahan Villa Pesona Asri, Batam Kota.

Kemudian sarapan pagi di Katupek Kamba, salah satu tempat sarapan pagi yang tak jauh dari masjid tersebut. Di sana Isdianto juga bertemu dengan masyarakat dan pendukungnya.

Usai sarapan, pasangan Calon Wakil Gubernur Kepri, Suryani itu kemudian meresmikan Posko Pemenangan INSANI di Kompleks Ruko Grand BSI, Batam Kota. Setelah itu baru menuju Pasar Botania 2.

Di pasar, Isdianto disambut hangat oleh para pedagang. Dia kemudian berkeliling pasar yang dipandu Hendri, salah seorang pengurus pasar.

Isdianto berkeliling dari satu lapak ke lapak lainnya. Menyapa para pedagang dan masyarakat yang sedang berbelanja. Isdianto juga melihat-lihat fasilitas pasar, hingga musalla yang ada di pasar.

BACA JUGA:   Pimpinan DPRD Kota Batam Sambut Kedatangan Kajari Batam, I Ketut Kasna Dedi

Tak sedikit pedagang yang mengacungkan dua jari ketika Isdianto melewati lapaknya. Dua jari merupakan simbol nomor urut pasangan INSANI dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Usai berkeliling adik mantan Gubernur Kepri, almarhum Muhammad Sani itu memuji Pasar Botania 2. Dia menilai pasar tertata dengan rapi dan juga bersih. Sehingga warga yang berbelanja jadi nyaman.

“Jalannya cukup luwas sehingga tak desak-desakan. Saya lihat para pedagang juga memakai masker, pembeli juga, itu yang kita harapkan di masa saat ini, bagaimana masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas, apalagi di pasar,” ujarnya.

Usai meninjau pasar, Isdianto kemudian berdialog dengan pedagang pasar dan warga sekitar pasar di tempat makan yang ada di lingkungan pasar.

Dewi, salah seorang pedagang menyampaikan dampak Covid-19 terhadap aktivitas di pasar. “Semenjak Covid pasar sepi pak, penjualan turun drastis, kami inilah yang paling merasakan dampaknya,” kata Dewi, yang sehari-harinya berjualan sarapan di pasar tersebut. “Sekarang sampai jam 10.00 WIB sudah sepi Pak,” kata Dewi lagi.

BACA JUGA:   PLTMG Baloi Beroperasi, PLN Batam Dapat Tambahan Daya 30 MW

Dia juga meminta agar pemerintah memberikan bantuan bagi pedagang pasar. “Kalau bisa kami dicarikan solusi Pak, diberi bantuan, pinjaman kalau bisa hibah,” kata Dewi disambut tepuk tangan.

Sementara, Mariani, mewakili warga Perumahan Koperasi yang berada di sekitar pasar meminta Isdianto memperhatikan fasilitas umum di perumahan mereka. “Kami belum ada bangunan untuk kumpul-kumpul Pak, perumahan kami juga belum ada gapura, jadi tak ada tanda masuk perumahan,” kata Dewi.

Sementara, Yovi Saputra, Ketua RT 3, RW 41, Belian, Batam Kota, selain terkait fasilitas umum tersebut dia juga menyampaikan keluhan masyarakat terhadap langkanya gas subsidi 3 Kg belakangan ini. “Kami mau buka pangkalan tak bisa Pak. Gak tahu di mana salahnya. Sementara warga sudah teriak-teriak tak ada gas,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Upacara 17 Hari Bulan Perdana, Dandim Batam Letkol Inf Galih Bramantyo Pamit

Menanggapi semua itu, Isdianto menjelaskan terkait bantuan bagi pedagang menyarankan membuat kelompok dan mengajukannya ke Dinasperindag Provinsi Kepri. “Sekarang saya tak bisa janji, tapi setelah saya masuk (jadi Gubernur Kepri) akan kita tindak lanjuti bersama Dinasperindag,” kata Isdianto.

Begitu juga dengan permintaan warga yang meminta dibangunkan fasum. “Kalau untuk fasum dan gapura perangkat RT, RW tinggal mengajukan proposal ke Provinsi Kepri. Nanti juga akan ditindak lanjuti dinas terkait. Begitu juga dengan kelangkaan gas setelah saya masuk akan kita tindak lanjuti juga. Akan kita carikan solusinya,” kata Isdianto.

Sebelum pulang warga mendoakan Isdianto-Suryani terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.(emr)