Tes Antigen Massal Pertama akan Dilakukan di Kecamatan Batam Kota dan Sekupang

Avatar photo

Ariranews.com, Batam – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota Batam akan melakukan tes antigen massal di wilayah Batam Kota dan Sekupang. Pasalnya, kedua wilayah tersebut masuk zona merah penyebaran Covid-19.

“Sekarang kami lagi bahas ini, mudah-mudahan dalam tiga hari ke depan sudah ada keputusan,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Jumat (23/7/2021) saat meninjau vaksinasi massal pelajar sekolah di Vihara Maitreya, Seipanas.

Rudi menyebutkan, Pemko Batam saat ini tengah menyiapkan segala kebutuhan tes massal antigen sesuai dengan kebutuhan. Pemko Batam sambungnya, tidak ingin test antigen massal ini berhenti di tengah jalan karena dikhawatirkan penyebaran virusnya terus meningkat.

BACA JUGA:  BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari

“Misalnya penduduk yang akan di tes antigen sebanyak 800 ribuan orang, maka dari itu kita siapkan sepertiganya saja yakni 300 ribuan alat. Masa inkubasi virus ini 14 hari, maka dari itu, saat melakukan tes antigen massal, kita tidak ingin berhenti di tengah jalan karena kehabisan alat,” ucapnya.

Kata Rudi, begitu tes antigen massal digelar dan ada warga yang reaktif atau positif Covid-19, pemerintah akan langsung melakukan karantina di rusun yang telah disediakan Pemko dan BP Batam. Sementara itu, bagi keluarga yang ditinggalkan pemerintah akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk memberikan bantuan berupa sembako.

BACA JUGA:  Wagub Nyanyang Buka International Jazz Day 2026, Angkat Batam ke Kancah Dunia

“Untuk biaya karantina pemerintah akan menanggungnya. Kami juga minta kerjasamanya dengan pengusaha agar memberikan bantuan sembako kepada keluarga yang ditinggalkan saat karantina,” ucapnya.

Untuk tenaga kesehatan (Nakes) saat ini sambung Rudi, sesuai dengan kemampuan. Namun, pemerintah meminta bantuan nakes kepada TNI/Polri.

“Di Bapelkes sekarang juga ada pelatihan atau training yang dibiayai pemerintah pusat. Nantinya mereka juga bisa membantu untuk melakukan penyuntikan vaksin atau pemeriksaan tes antigen,” ungkapnya.(emr)

BACA JUGA:  Ini Jawaban BP Batam Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar