AriraNews.com, Batam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam untuk pertama kalinya akan menghadirkan sebuah bazar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H melalui ajang bertajuk Batam Idul Fitri Food and Art Fest. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21 Maret hingga 4 April 2026 di K Square Mall Batam.
Event tersebut digagas oleh Eewah Event Organizer dengan Athaya Faiz sebagai penanggung jawab kegiatan. Mengusung tema “Alamak Raya Lagi”, konsep acara ini terinspirasi dari lagu populer asal Malaysia dengan judul yang sama. Tema tersebut menggambarkan suasana khas menjelang Lebaran, ketika masyarakat sering kali merasa waktu persiapan begitu singkat, sementara kebutuhan seperti pakaian baru dan hidangan khas hari raya belum sepenuhnya siap.
“Tema ini menggambarkan rasa kaget karena hari raya sudah dekat, sementara persiapan belum ada, mulai dari baju baru hingga masakan untuk menyambut Lebaran,” ujar Athaya.
Sebanyak 40 tenant akan meramaikan bazar ini, termasuk pelaku usaha kuliner dari luar daerah seperti Jakarta. Di antaranya Pandawa yang menyajikan menu ayam bakar dan tahu gimbal, Ibu Liz dengan nasi goreng kambing khas “Babe” serta ayam cabai hijau, hingga Bu Ning yang menawarkan bakso goreng jumbo.
Tak hanya kuliner, panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan yang akan digelar setiap akhir pekan selama acara berlangsung. Beberapa di antaranya adalah lomba merangkai ketupat, lomba lagu Hari Raya, serta lomba mewarnai bertema Idul Fitri.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai event ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda tahunan yang dapat menarik wisatawan.
“Saya rasa ini merupakan event bazar pertama yang diselenggarakan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri. Ini menarik dan ke depan bisa dikembangkan menjadi event tahunan yang wajib dikunjungi wisatawan ke Batam,” ujarnya.
Ardiwinata juga menambahkan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh karena kegiatan ini dinilai kreatif serta kental dengan nuansa budaya Melayu. (emr)








