AriraNews.com, BATAM – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Batam dan Kepulauan Riau (Kepri) dalam kondisi aman sepanjang tahun 2025. Hal tersebut disampaikan Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Batam, Hanif Pradipta Nur Shalih.
Hanif mengungkapkan, realisasi penyaluran BBM subsidi dan non-subsidi di wilayah Batam dan Kepri menunjukkan angka yang stabil. Untuk wilayah Batam, penyaluran Biosolar tahun 2025 tercatat sebesar 147.601 kiloliter, sementara Pertalite mencapai 339.317 kiloliter.
Sementara itu, untuk wilayah Kepulauan Riau, penyaluran Biosolar tahun 2025 berada di angka 55.355 kiloliter, dan Pertalite mencapai 261.057 kiloliter.
“Secara umum, stok BBM dan LPG di wilayah Batam dan Kepri dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Hanif.
Menghadapi momen hari besar keagamaan dan nasional seperti Imlek dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyesuaikan penyaluran BBM dan LPG berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Dari sisi konsumsi, Hanif menjelaskan bahwa selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) terjadi peningkatan penggunaan LPG sekitar 6 persen. Sementara itu, konsumsi BBM jenis Gasoline dan Gasoil terpantau relatif normal dengan kenaikan sekitar 2 persen.
“Penyesuaian penyaluran terus kami lakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, khususnya saat terjadi peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” tutup Hanif. (emr)








