Wagub Marlin Bagi Kiat Taklukkan Masalah Hidup dan Tampil Cantik dengan Senyuman

Avatar photo
Wagub Marlin memberikan bingkisan pada peserta pelatihan tata rias dengan Tema Tampil Cantik untuk Orang Terkasih, di Bengkongbaru.

AriraNews.com, Batam – Cantik adalah definisi yang luas untuk dijabarkan. Namun, satu hal yang bisa kamu lakukan agar terlihat cantik, yaitu banyak tertawa dan tersenyum.

Demikian anjuran Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, saat membuka pelatihan tata rias dengan Tema Tampil Cantik untuk Orang Terkasih, di Bengkongbaru, Senin (26/12/2022).

Anjuran Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam ini masuk akal. Sebab, dari sebuah penelitian yang dilakukan di University of Kansas tahun 2015 menemukan bahwa tertawa bukan hanya menjadi obat terbaik di kala stres, tapi juga membuat seseorang tampak cantik alami.

BACA JUGA:  Batam Rayakan Semarak Bersepeda Bersama Aa Gym dan Ribuan Goweser, Link Pendaftaran Ada di Sini!
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, saat membuka pelatihan tata rias dengan Tema Tampil Cantik untuk Orang Terkasih, di Bengkongbaru, Senin (26/12/2022).

“Perbanyaklah senyum. Senyum adalah ibadah yang paling mudah,” anjur istri Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) itu.

Marlin pun mengaku selalu “mengandalkan senyuman” dalam setiap aktivitasnya. Bahkan, Ketua Persatuan Istri Karyawan Badan Pengusahaan Batam (PIKORI BP Batam) ini, selalu menebar senyum dalam berbagai cobaan dan hadangan yang dihadapinya.

BACA JUGA:  Rutan Batam Beri Remisi Khusus Waisak 2026 Pada Warga Binaan

Seperti diketahui, selama menjabat sebagai wakil gubernur, tak sedikit serangan datang ke Marlin. Kadang bertubi-tubi. Terlebih ketika dunia perkomentaran mendapat tempat di platform media sosial.

Marlin tak menyalahkan media sosial itu, karena medsos berposisi netral. Baik buruknya tergantung penggunanya.

Bisa dipakai untuk jalan kebaikan, seperti membantu usaha seseorang sebagai ladang promosi dan berbagai manfaat lainnya. Namun juga bisa dipakai untuk keburukan. Seperti menebar kebencian, fitnah, caci dan dengki.

BACA JUGA:  Li Claudia Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman

“Tersenyum sajalah untuk semua itu,” kata perempuan kelahiran Karimun ini. (ski/rfk)