Enduro Batam Internasional Siap Digelar, Sabtu Esok Hari Pertama Kejuaraan

Para atlet Enduro Batam Internasional yang akan berlaga pada Sabtu dan Minggu, 26 Maret sampai 27 Maret 2022 di Bukit Badak Bike Park, Nongsa, Kota Batam.

AriraNews.com, BATAM – Sebanyak 265 atlet sepeda dari berbagai daerah di Indonesia siap meramaikan event bergengsi Enduro Batam Internasional yang akan dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 26 Maret sampai 27 Maret 2022 di Bukit Badak Bike Park, Nongsa, Kota Batam.

Ketua Ikatan Sport Sepeda Idonesia (ISSI) Kota Batam, Mansaputra Saragi atau biasa dipanggil Hercules mengatakan, event Enduro Batam Internasional ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan., namun

“Event ini merupakan event kedua dari Gravity Enduro Indonesia. Atas nama ISSI baru pertama kali ini. Sebelumnya Enduro Batam Internasional bekerja sama dengan Polda Kepri,” kata Mansaputra Saragih di Toko Sepeda Kurnia Bike Legenda, Batam, Jumat (25/3/2022).

BACA JUGA:   Kapolri Lepas Pesepeda yang Pecahkan Rekor MURI

Dikatakan Mansaputra, peserta yang sudah melakukan registrasi berasal dari Aceh, Jakarta, Tanggerang, Bandung, Jawa Barat, Sulawesi, Kalimantan dan lainnya. Event ini menjadi ajang untuk memperkenalkan Kota Batam kepada peserta yang datang dari luar Kepri atau dari penjuru Nusantara. Hal itu tentu akan mendongkrak ekonomi Batam agar kembali bergairah. Selain itu, di ajang itu juga mengikutsertakan UMKM yang akan berjualan makanan dan bingkisan-bingkisan yang merupakan ciri khas kota Batam.

BACA JUGA:   Jadwal Kampanye Padat, Isdianto Masih Sempatkan Senam Bersama Masyarakat

Dikatakannya lagi, untuk total hadiah tunai Rp 100 juta yang akan dibagi sesuai katagorinya. Mulai podium 1 sampai podium 5, kecuali elit menpro itu dari 1 sampai 10.

“Warga bisa menyaksikan dan untuk masuk area tidak dipungut biaya,” sebutnya.

Di lokasi yang sama, juara Nasional Enduro Master dan MTB Coach, Afrizal Brasco mengatakan, kondisi cuaca di Batam sangat berbeda. Cuaca Batam yang panas tentunya dehidrasi sangat perlu diperhatikan.

BACA JUGA:   Rudi Ajak Mahasiswa Anambas Berinovasi Demi Kemajuan Daerah

“Di Bandung yang dingin saja bisa dehidrasi apalagi Batam, untuk strategi sendiri kita jangan sampai kekurangan cairan,” ungkapnya.

Diterangkannya, trecknya sendiri di Batam punya keunikan berbeda dengan treck-treck yang lainnya. Atlet dituntut memiliki skill yang mempuni untuk menghadapinya.

“Cuaca sangat mempengaruhi, jadi menjaga cairan tubuh sangat penting di sini,” Afrizal mengingatkan.(eln)