banner 728x90

Usai Dilantik Presiden, Ansar-Marlin Fokus Pulihkan Ekonomi Kepri

Ariranews.com, Batam: Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 3 Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan 2021-2024. Pelantikan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di Istana Negara, Kamis (25/2).

Para Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilantik di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy, Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dan Rosjhonsyah.

Rangkaian pelantikan diawali dengan prosesi pengambilan petikan surat keputusan presiden. Acara dilanjutkan kirab, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama 3 pasangan gubernur-wakil gubernur yang akan dilantik berjalan bersama-sama dari Istana Merdeka ke Istana Negara.

BACA JUGA:   Peringati Earth Hour, HARRIS Resort Barelang Batam Matikan Lampu Selama Satu Jam

Acara pelantikan kemudian dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, dibacakan surat keputusan presiden terkait pengesahan dan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kepri serta Bengkulu.

Jokowi kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan ketiga pasangan gubernur dan wakil gubernur.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur/sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” kata Jokowi yang diikuti oleh pejabat yang dilantik.

BACA JUGA:   Irwasum Polri Beri Pembekalan Pada Siswa Sespimmen Dikreg ke-62, Ini Pesan yang Disampaikan

Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin selanjutnya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad seusai dilantik mengatakan tugas paling utama yang harus dia lakukan adalah bagaimana memulihkan perekonomian di daerahnya. Akibat pandemi Covid 19 telah meruntuhkan pertumbuhan ekonomi di Kepri yang dulu pertumbuhannya pernah melampui pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA:   Bumi Mulai Berputar Lebih Cepat, Ada Apa?

“Ini tugas kita yang paling penting. Seluruh sistem harus digerakkan dan bekerja maksimal agar recovery ekonomi kita bangkit dan terus positif. Karena itu mulai saat ini seluruh program harus terukur dan berkonsentrasi bagaimana berkontribusi dalam pergerakan ekonomi masyarakat,” katanya pada media.

Sektor-sektor lain yang sudah masuk skala prioritas, katanya, juga perlu dibarengi dengan kerja keras dan cerdas oleh para pemangku kepentingan. “Karena Kepri ini akan maju kalau kita serius. Untuk itu mohon doa dan dukungan dari semua pihak,” pungkasnya.(emr/*)