banner 728x90

Hj. Marlin Agustina Apresiasi Upaya Pemerintah Kota Batam Dalam Penanganan Inflasi Daerah

AriraNews.com, Batam – Hj. Marlin Agustina mendukung penuh program sembako bersubsidi dalam rangka pengendalian inflasi di Kota Batam.

Marlin yang juga sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kepri menyampaikan pesan dan dukungan tersebut saat menghadiri pembagian sembako bersubsidi di Komplek Aku Tahu Centre, Kelurahan Sei Panas, Senin (8/7/2024).

Dalam pidato sambutannya, Marlin mengapresiasi keberhasilan pemerintah kota Batam dalam mengendalikan inflasi sepanjang tahun 2023 hingga pertengahan tahun 2024.

BACA JUGA:   Marlin Berbagi Bersama Baznas di Musala At Taqwa, Pulau Nipah

Hal ini tak terlepas dari prestasi Batam yang sukses masuk sebagai nominasi 3 besar kategori TPID Kabupaten Berkinerja Terbaik 2024 Kawasan Sumatera.

“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Marlin.

Di samping itu, Marlin juga menyampaikan pesan agar seluruh komponen masyarakat tetap menjaga kekompakan.

Menurut Marlin, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan kota Batam.

BACA JUGA:   PMI Kota Batam Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Longsor Natuna, Mau Donasi Bisa Kirim ke Sini!

“Mari jaga kekompakan, jangan sampai ada perpecahan,” pesan Marlin lagi.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, menjelaskan bahwa program sembako bersubsidi ini merupakan langkah pemerintah untuk membantu perekonomian masyarakat Batam.

Selain di Kecamatan Batam Kota, sembako bersubsidi ini juga dibagikan di dua titik lain. Di antaranya Kawasan Mega Legenda dan Pasar Summerland Batu Besar.

BACA JUGA:   Putra Siregar Rambah Bisnis Kafe, Buka Pstore Coffee di Batam

“Untuk total paket sembako di Kecamatan Batam Kota, kita bagikan sebanyak 1600 paket. Sedangkan di wilayah Nongsa ada 4.100 paket,” kata Jefridin.

Jefridin berharap, langkah strategis ini dapat terus berlanjut sehingga inflasi daerah tetap stabil hingga akhir tahun 2024.

“Upaya ini diharapkan dapat meredam tekanan inflasi dan bisa meringankan beban masyarakat,” tutup Jefridin. (hms)