Gurindam 12 Masuk Kurikulum Sekolah

Avatar photo

Batam: Suryani Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2 kembali mengingatkan bila pasangan Isdianto-Suryani memiliki visi terwujudnya Provinsi Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu yang maju, gemilang, relijius, dan unggul di bidang maritim.

Ia mengatakan, budaya Melayu harus menjadi identitas bagi setiap warga yang tinggal di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Suryani saat kampanye di Tanjunguma, Lubukbaja, Kota Batam, Sabtu (21/11/2020).

BACA JUGA:  Wakil Kepala BP Batam Lantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV: Perkuat Kinerja Organisasi dan Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

“Nilai budaya Melayu harus terinternalisasi dalam masing-masing individu yang hidup di Kepri,” sebut Suryani.

Lalu bagaimana dengan keberadaan budaya-budaya lain yang juga ada di Kepri?

“Budaya Melayu yang menjadi payung bagi budaya lainnya yang ada di Kepri,” sambung politisi empat periode di DPRD Kepri ini.

“Saya menginginkan, Gurindam Dua Belas dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah,” ucap Suryani lagi.

BACA JUGA:  Wajah Baru Hiburan Malam Batam: Shark Club di One Batam Mall Buka 15 Juli, Hadirkan Promo Gila-Gilaan!

Cawagub Kepri nomor urut 2 ini menaruh harapan agar anak-anak Kepri tidak kehilangan budayanya sendiri. Penanaman ilai-nilai budaya Melayu juga dapat menjadi pencegah sifat korup.

“Penerapan nilai-nilai budaya Melayu bisa menjadi salah satu cara pencegahan korupsi,” tutup Suryani. (***)