AriraNews.com, Johor – KPJ Johor Specialist Hospital merupakan rumah sakit spesialis pertama dari Grup KPJ Helthcare Berhad dan sudah beroperasi sejak 42 tahun lalu. Saat ini ada 29 rumah sakit spesialis di bawah bendera KPJ Helthcare Berhad. Tersebar di berbagai wilayah di Malaysia, dua di Indonesia, satu di Thailand, dan satu rumah sakit di Australia.
Rumah sakit spesialis KPJ Johor menempatkan diri sebagai rumah sakit pusat pengobatan kanker, jantung, dan bayi tabung. Selama dua hari, Jumat dan Sabtu (16-17/9/2022) lalu, KPJ Helthcare Berhad menggelar Media Gathering, termasuk mengundang ariranews.com. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut yakni mengunjungi rumah sakit-rumah sakit di bawah grup KPJ Helthcare Berhad, di antaranya, KPJ Pasir Gudang, KPJ Puteri, KPJ Johor, KPJ Dato’ Onn. Rombongan diajak melihat fasilitas dan perkembangan terbaru di rumah sakit spesialis tersebut.

“KPJ Johor sangat ahli dalam bidang kanker, jantung, dan bayi tabung. Tapi, kami juga memberikan layanan kesehatan lain yang lengkap untuk berbagai macam penyakit,” ungkap Chief Executive Officer, KPJ Johor, Haliza Khalid, Sabtu (17/9/2022) lalu.
Di KPJ Johor sendiri ungkapnya ada sebanyak 80 dokter spesialis yang siap membantu pasien.
“Dokter-dokter pakar kita, hanya praktik di sini, tidak ada buka praktik di tempat lain. Dan kalau diminta oleh KPJ lain sifatnya visit,” ungkap Haliza yang juga pernah menjadi CEO KPJ Puteri.
Dikatakan Haliza, sebagai rumah sakit pertama, KPJ Johor juga didukung letaknya yang sangat strategis, sangat dekat dengn kota-kota di bagian barat pulau Sumatra. Sehingga menjadikan rumah sakit KPJ Johor sebagai tempat rujukan utama masyarakat yang tinggal di Batam, Tanjungpinang, Kepri, Dumai, Bengkalis, Riau, untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Sementara, Regional Chief Executive Officer(Southern I) KPJ Helthcare Berhad, Asmadi Mohd Bakri, mengatatakan sebagai rumah sakit yang pertama berkiprah lebih dari 40 tahun tentunya membuat KPJ Johor memiliki segudang pengalaman dalam mengatasi berbagai macam penyakit. Kepakaran dokter-dokter yang ada di KPJ Johor tak diragukan lagi.
“Kita memilki dokter-dokter pakar sangat lengkap. Kalau ada satu penyakit, ada penyakit lain kita akan datang satu tim, sama-sama memberikan yang terbaik untuk pasien,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, jurnalis diajak melihat fasilitas yang ada di rumah sakit tersebut. Di antaranya melihat radioterapi Elektra Versa HD untuk pengobatan kanker. Mesin ini baru beroperasi sekitar enam bulan. Selain itu juga melihat ruang medical cekup medical check-up, kemoterapi, fasilitas bayi tabung dan unit gawat darurat (UGD).
Sementara, Asisten Pemerintahan Setdako Batam, Yusfa Hendri yang juga ikut dalam kunjungan tersebut berharap dengan telah dibukanya akses antar negara dapat meningkatkan kerja sama dalam bidang kesehatan antara Batam dan Johor khususnya.
“Sudah dibukanya akses, mudah-mudahan dengan kerja sama di bidang kesehatan terus ditingkatkan,” kata Yusfa Hendri.(ara)








