Kadis Pariwisata Kepri Ajak Pelaku Pariwisata Ikuti Webinar Sijori Tourism Talk Kepulauan Riau, Gratis!

Avatar photo

Ariranews.com, Kepri – Sijori Tourism Talk
Kepulauan Riau, akan berlangsung pada 22 Juli 2021 mendatang. Diskusi akan membahas serta berbagi informasi tentang situasi terkini pariwisata di Singapura, Johor, dan Indonesia terutama Batam-Bintan. Karena dalam masa pandemi acara akan berlangsung secara online.

“Diskusi ini terbuka untuk umum dan gratis. Untuk mendapatkan link registrasi silahkan WA ke nomor 081364590979 atau 08127027418,” ungkap Sumantri Endang, panitia acara.

BACA JUGA:  Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Natuna Perkuat Koordinasi Tekan Inflasi

Dikatakan Sumantri, yang juga akan memandu acara tersebut diskusi akan mengambil tema “Discover Tourism Update from this Cross Border”. Yakni membahas aspek pariwisata di Batam, Bintan, Singapura, dan Johor Baru, tentang bagaimana menyikapi pelaksanaan new normal dalam kondisi Covid ini.

Diskusi juga akan meng-update inisiatif pemerintah, event-event, produk pariwisata, travel bubble dan hal lain yang berhubungan dengan pariwisata di tiga negara bertetangga ini.

BACA JUGA:  Berperan Aktif Saat Lebaran, Saka SAR SMAN 1 Bunguran Tengah Terima Penghargaan

Akan hadir sebagai pembicara, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar,
Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Singapura, Sulaiman Shehdek,
Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Malaysia, Kelvin Ong, General Manager PT Bintan Resorts Cakrawala, Abdul Wahab, Ketua Nongsa Sensation dan General Manager Batam View Resort, Anddy Fong.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengundang pelaku pariwisata ikut webinar ini. Pasalnya, kata Buralimar akan banyak informasi yang bisa didapatkan pelaku pariwisata.

BACA JUGA:  Respons Cepat Dinas Perpustakaan Natuna, Tangani Insiden Plafon Jatuh

“Karena ini ajang berbagi informasi tentang situasi terkini tentang pariwisata di Singapur, Johor, dan Indonesia terutama Batam-Bintan. Sehingga kita mengundang para pelaku pariwisata yang mempunyai target pemasaran di Singapor dan Johor Malaysia untuk mengikuti diskusi ini,” kata Buralimar.(emr)