banner 728x90

SPBU Shell Segera Hadir di Batam

Ariranews.com: Bulan April mendatang, perusahaan minyak Shell direncanakan mulai masuk ke Batam. Hadirnya Shell nantinya bisa menjadi pilihan masyarakat dalam mendapatkan bahan bakar minyak selain disediakan Pertamina.

“Yang kita ketahui Shell sudah ada di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bali, Bandung, dan beberapa kota lainnya,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau, Senin (18/1/2021).

Gustian mengatakan dengan hadirnya Shell masyarakat bisa memilih bahan bakar yang akan digunakan. Menurut dia harga BBM Shell hampir sama dengan BBM yang disediakan Pertamina. “Harga Shell ini setara dengan BBM jenis premium atau bensin,” katanya.

BACA JUGA:   Muhammad Rudi: Pajak Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Selain bisa memilih, dengan hadirnya Shell juga bisa mengatasi kelangkaan BBM yang dirasakan masyarakat belakangan ini. Sehingga masyarakat tak susah-susah lagi mendapatkan BBM seperti saat ini.

“Kita ketahui Pertamina saat ini tidak bisa menyediakan kebutuhan BBM ke masyarakat terutama BBM subsidi, adanya Shell nantinya diharapkan bisa memberikan solusi terbaik,” ujarnya.

BACA JUGA:   Pemda Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Terkait kelangkaan BBM belakangan ini kata Gustian, Disperindag Kota Batam telah memanggil pihak Pertamina untuk menjelaskan, khususnya jenis Premium.

Kata dia, dari hasil rapat tersebut, pihak Pertamina mengatakan kalau tidak semua SPBU di Batam yang diberikan jatah minyak subsidi tersebut.

“Mungkin sudah 10 kali kami undang pihak Pertamina rapat, sekali rapat keputusan mereka tidak semua SPBU yang diberikan jatah premium. Bagi masyarakat yang ingin beli premium setidaknya harus pakai kartu Brizzi,” ujarnya.

BACA JUGA:   Batam Kota Prioritas Pembangunan, Rudi : Warga Taman Baloi Harus Dukung

Hasil rapat tersebut sambungnya ada 40 SPBU di Batam, 3 sudah tutup. Dari 37 SPBU tersisa, hanya 25 SPBU yang mendapatkan jatah menjual BBM subsidi jenis premium. Jumlah tersebut pelan-pelan juga akan dikurangi. Seiring dengan akan dikuranginya kuota minyak subsisi oleh pemerintah.

“Alasan premium mau dihapuskan, tapi sampai sekarang masih ada dan tidak hilang. Tentu Pemerintah Kota Batam melakukan kajian bagaimana Shell bisa masuk ke Batam, sebagai pengganti minyak subsidi,” katanya.(emr/***)