Batam  

Aliran Air ke Kantor DPRD Batam Mati, Ciptakan Citra Negatif bagi Batam

Avatar photo
Karena air mati selama dua hari waga di Batubesar, Nongsa, terpaksa menggunakan air dari kubangan untuk keperluan sehari-hari.

AriraNews.com, Batam – Air bersih di kawasan Batam Center, Kamis (15/6/2023) mati. Termasuk di Kantor DPRD Batam. Akibatnya pegawai dan pengunjung kesulitan ketika ke toilet dan salat di musala dewan.

“Tadi siang awalnya mengecil, tapi sore ini sudah mati,” ungkap salah seorang pegawai dewan yang terpaksa keluar lagi dari toilet karena air aliran sudah sangat kecil.

BACA JUGA:  Perkuat Wawasan Geostrategis, Amsakar Achmad Jadi Narasumber Pasis Seskoau Angkatan 64 di Batam

Pegawai lainnya khawatir jika pengunjung terutama tamu dari luar Batam yang ke toilet dan mendapati tidak ada air dan tentunya itu akan menciptakan citra buruk.

“Untung udah sore, kalau siang kan banyak tamu,” ujar pegawai lainnya.

Sementara, Rio salah seorang warga yang ditemui di musala DPRD Batam terpaksa mengurungkan niatnya untuk salat Asar, karena air tak mengalir lagi sama sekali. Tak hanya Rio, ada beberapa orang lainnya terpaksa memakai sepatu kembali karena tak bisa menunaikan salat karena tak adanya air.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Wakaf Qur'an BWI Batam Dimulai

Matinya air di kawasan Batam Center sejak siang dibenarkan, Corporate Communication (Corcom) PT Air Batam Hilir (PT MOYA Indonesia) Ginda Alamsyah. Kata Ginda, air mati karena adanya kebocoran pipa di dekat Poltek Batam, Batam Center. Akibatnya beberapa wilayah terdampak, di antaranya Crown Hill, Citra Batam, Greenland, Kompleks Pemerintahan Pemko dan BP Batam, Belian, Livia Garden, Seruni, Roya Grande, Kintamani, Citra Indah, Palm Spring, Bengkong Nusantara dan sekitarnya.(ara)

BACA JUGA:  BP Batam Ungkap Pengadaan Pot Bougenville dari Dana CSR