banner 728x90

Korban Tenggelam di Dam Duriangkang Berhasil Dievakuasi

Ariranews.com, Batam: Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Ditpam BP Batam, Polsek Seibeduk, Fasling, Polairud, Satpol PP, Basarnas dan dibantu masyarakat berhasil mengevakuasi jasad seorang pria yang bernama Aris (52), Minggu (14/3/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diduga tenggelam di Waduk Duriangkang pada Sabtu, 13 Maret 2021.

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban sejak Sabtu dan berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan di Perairan Seiedong. Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri guna dilakukan otopsi.

BACA JUGA:   Masjid Bandara Hang Nadim Batam Mulai Dibangun, Ruslan Ali Wasyim Usulkan Kata Tanjak Masuk dalam Nama Masjid

Kasubdit Pengamanan Hutan dan Lingkungan Ditpam BP Batam, Tony Febri, menyampaikan, korban yang diduga tenggelam saat memasang bubu di Waduk Duriangkang, wilayah Kabil pada Sabtu, 13 Maret 2021 sekira pukul 17.00 WIB.

Korban berdomisili di wilayah Kabil (Hutan Lindung Duriangkang) dan menurut informasi dari saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian, Wisnu, bahwa korban tersebut sempat meminta tolong, namun tidak bisa diselamatkan karena terseret arus.

BACA JUGA:   BBK Harus Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Kepri

Setelah mendapat informasi dari warga setempat, pihak Polsek Seibeduk, yang dipimpin Kanit Reserse, Iptu Budi Santoso, melakukan koordinasi dengan Tim Basarnas dan Direktorat Pengamanan BP Batam, serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian di lokasi tersebut mulai sore hingga tengah malam.

Selanjutnya pencarian korban dilakukan pada Minggu pagi, hingga akhirnya korban ditemukan pada pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA:   KH Nabhan Pendiri NU Kota Batam Meninggal Dunia, PKB Batam Sampaikan Duka Cita Mendalam

Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Moch. Badrus, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan menangkap ikan di dalam waduk.

“Selain karena kegiatan tersebut dapat membahayakan juga karena waduk merupakan komponen matarantai ekosistem waduk yang perlu dijaga bersama,” kata Moch. Badrus.(emr/*)