AriraNews.com, Batam – Pulang dari Inggris mempromosikan Batam, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi langsung tancap gas dengan bersilaturahmi dengan perangkat RT, RW, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Batam Kota, Selasa (11/10/2022) malam.
Pertemuan yang digelar di Ballroom Hotel Harmoni One, Batamcenter, itu diperkirakan dihadiriri ribuan orang. Pasalnya, seluruh kursi yang tersedia di dalam grand ballroom tersebut terisi penuh. Sebagian terpaksa lesehan di luar.
“Saya sudah hampir 10 hari tak pidato, mudah-mudahan masih lancar,” gurau suami Wagub Kepri, Marlin Agustina tersebut yang membuat seruangan tertawa dan memberikan tepuk tangan gemuruh. “Berat badan saya turun dua kilo,” kata Rudi lagi, yang membuat suasana makin cair.

Diceritakan Rudi, kunjungannya ke negara mendiang Ratu Elizabeth itu tak untuk mempromosikan Batam. Harapannya ada investasi yang masuk. Ujungnya ekonomi meningkat dan masyarakat Batam sejahtera. Tapi, kata Rudi ada saja orang yang tak senang. Namun, dia tak mempermasalahkannya.
“Pro dan kontra itu biasa. Tapi, apapun yang kita kerjakan dengan niat tulus dan iklas pasti Allah akan memberikan jalannya. Yang penting saya kerja untuk kesejahteraan masyarakat Batam,” kata Rudi yang kembali mendapatkan upplause yang meriah.
Meski jauh di negeri orang lanjutnya dia tetap mendapatkan laporan tiap hari terkait situasi terkini di Batam. Apalagi belakangan hujan dengan intensitas tinggi sering terjadi. Sehingga menyebabkan banjir di beberapa titik. Tapi dengan kesigapan semua stakeholders yang ada di Batam, semuanya bisa diatasi dengan cepat.
“Dari warga pun WA pun banyak masuk ke saya, padahal saya lagi di luar negeri. Tapi tak apa. Artinya warga peduli dengan Batam,” ujarnya.
Hal itu jugalah yang dia pelajari selama di Inggris. Tak hanya mempromosikan Batam, tapi juga sekaligus belajar. Contohnya ungkapnya, orang-orang yang memiliki ide atau gagasan, meski tak menempuh pendidikan formal tetap ditampung dan kemudian dipelajari.
“Artinya sumbangsih pikiran itu yang sangat diperlukan. Sehingga marilah kita bersama-sama menyumbangkan pikiran untuk kemajuan Batam yang kita cintai ini,” ajak Rudi.
Terkait kunjungannya ke luar negeri tersebut juga berkaitan dengan empat fokus utama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Amsakar Achmad, yang saat ini terus digesa, yakni revitalisasi Bandara Internasional Hang Nadim, pembangunan jalan, Pelabuhan Batuampar, dan KEK Kesehatan Sekupang.
Rudi pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada perangkat RT, RW, dan tokoh masyarakat yang telah mendukung program tersebut, sehingga berjalan dengan lancar.
“Berkat dukungan bapak, ibuklah pembangunan bisa berjalan,” puji Rudi.
Di akhir-akhir sambutannya, Rudi mengajak masyarakat Kota Batam untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Karena itu merupakan modal untuk menarik investasi. Apalagi, saat ini telah memasuki tahun politik jelang Pemilu 2024 mendatang.
Masyarakat jangan mudah diadu domba, karena berbeda dukungan, termasuk isu-isu yang menyangkut dirinya. Dia mengaku berhubungan baik dengan siapa saja.
“Termasuk saya dengan Pak Amsakar, baik-baik saja. Dia wakil saya, dua periode lagi. Tak mungkin saya jerumuskan. Tapi ada saja orang yang tak senang,” tegas Rudi, menampik isu-isu keretakan hubungannya dengan Wakil Wai Kota, Amsakar Achmad.

Hal tersebut dia ungkapkan agar RT, RW, dan tokoh masyarakat terus bekerja melayani masyarakat dengan iklas. Tak terganggu dengan isu-isu negatif.
“Termasuk pemilihan RT, RW, yang katanya saya turun (intervensi) tak ada itu, gak mungkin. Kalau seorang Wali Kota mau tinggal buat Perda, RT dijunjuk Lurah, selesai,” kata Rudi lagi.
Sebelum menyerahkan secara simbolis insentif RT, RW, Rudi kembali mengajak dengan prinsip Kota Batam Milik Bersama agar warga selalu kompak. Selain itu proyek-proyek melalui program kelurahan agar segera diselesaikan. Karena sudah masuk musim hujan kebersihan lingkungan dan saluran air ditingkatkan.
Sementara beberapa orang perwakilan masyarakat yang diminta memberikan sambutan sepakat, Muhammad Rudi merupakan seorang pemimpin yang visioner, memiliki pandangan yang jauh ke depan. Pembangunan Batam saat ini akan dinikmati sepenuhnya oleh generasi yang akan datang. Mereka pun berharap nantinya orang yang akan menggantikan Rudi adalah orang yang memiliki visi dan misi yang sama, sehingga pembangunan bisa berkelanjutan.(ara)









