From Batam to Oxford, Rudi Ajak Pelajar dan Mahasiswa Tak Buang-buang Waktu

Avatar photo
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat berikan sambutan.

AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak terutama pada pelajar dan mahasiswa untuk menggunakan waktu sebaik mungkin. Jangan terbuang begitu saja. Isi waktu yang ada dengan belajar dengan sungguh-sungguh.

“Jika ingin maju gunakan waktu semaksimal mungkin. Waktu jangan disia-siakan. Jika disia-siakan maka akan rugi kita. Waktu akan terus berjalan, tak bisa diulang lagi. Sama dengan menuntut ilmu,” kata Rudi saat memberikan motivasi pada pelajar dan mahasiswa yang hadir diĀ  bincang santai bertajuk “From Batam to Oxford” yang ditaja PWI Kepri, Sabtu (10/9/2022) lalu. Bincang santai tersebut menghadirkan Vassa Mustikahati, anak Batam yang meraih beasiswa penuh di Oxford University Inggris. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi hadir membuka acara yang berlangsung di Aula Kantor Pemko Batam, Batam Center, tersebut.

BACA JUGA:  Perkuat Wawasan Geostrategis, Amsakar Achmad Jadi Narasumber Pasis Seskoau Angkatan 64 di Batam
Menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selain itu Rudi juga mengajak pelajar dan mahasiswa yang hadir saat itu untuk menjadi pelopor perubahan karakter dan etos kerja bangsa Indonesia yang dinilai masih rendah oleh negara luar.

“Mari kita rubah etos kerja kita, baik itu PNS, pekerja, mahasiswa, atau anak-anakku sekalian. Jangan banyak duduk, ngobrol, rebahan. Bukan berarti duduk-duduk gak boleh, rebahan gak boleh. Tapi mari kita ukur diri masing-masing, kita banyak duduk, rebahan, atau bekerja,” kata Rudi yang kembali membangkitkan semangat.

Karena lanjutnya kita semua terutama generasi yang akan datang harus mempersiapkan diri dengan perubahan dan kemajuan zaman yang begitu cepat. Contoh kecilnya saja perkembangan Batam saat ini. Dirinya sebagai Wali Kota dan Kepala BP Batam yang ingin menjadikan Batam sebagai kota modern pada 2029 mendatang. Lebih besar Indonesia Emas 2045 mendatang.

BACA JUGA:  PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah).

“Pembangunan saat ini tak lain untuk kalian semua. Kalau dari segi umur mungkin kami tak akan menikmati. Jadi kalian harus mempersiapkan diri, jangan sampai nanti jadi penonton,” kata Rudi, usai menggambarkan perkembangan Batam usai proyek utama di Batam saat ini mulai dari revitalisasi Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batuampar, dan KEK Kesehatan Sekupang.

Sehingga dia berpesan agar mengambil pelajaran dari apa yang disampaikan Vassa Mustikahati. Karena kata Rudi untuk mendapatkan beasiswa dari Oxford University bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kemampuan di atas rata-rata dan banyak pengorbanan terutama waktu.

“Kita harus bangga dengan Vassa. Dengan adanya Vassa jadi pemicu adek-adek semua untuk lebih giat belajar,” kata Rudi.

Peserta diskusi From Batam to Oxford.

Sementara, Ketua PWI Kepri, Chandra Ibrahim mengatakan acara tersebut
digagas untuk memberikan motivasi pada pelajar dan mahasiswa yang ada di Batam.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Amsakar Achmad Pilih Haji Reguler, Nabung 25 Tahun

“Mimpi untuk belajar di luar negari bukanlah hal yang tak mungkin dan sudah dibuktikan Vassa,” kata Chandra.

Sebelum meraih beasiswa ke Oxford, Vassa meraih beasiswa di Quensland University Australia selama dua tahun dan di Universitas Indonesia selama dua tahun. Sehingga dia mendapatkan dua gelar setamat S1, BA dan S.Spi.

Chandra juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Batam yang sudah memfasilitasi acara tersebut.

“Atas nama PWI kami menyampaikan terima kasih kepasa Wali Kota Batam atas perhatian pada PWI dan generasi muda di kota Batam,” kata Chandra. Acara tersebut selain dihadiri ratusan pelajar dan mahasiswa juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan.(ara)