banner 728x90

Dua Kata, Tolong Nisa!

Ariranews.com, Batam: Umurnya belum genap 6 tahun. Tapi beban yang dipikul gadis mungil itu amat berat. Untuk beberapa tahun mendatang. Saat dia beranjak remaja. Apalagi dewasa.

Tak sadar air mata berlinang. Saat melihat foto gadis yang bernama Khairun Nafisa Rhamadani itu muncul di group-group WA. Yang dalam keterangan foto kakinya akan segera diamputasi. Sudah membusuk. Dari lutut ke bawah. Tak disebut apa penyebab dan penyakitnya. Hanya meminta uluran tangan para dermawan.

“Mau nangis rasanya,” ujar Agus, salah seorang warga yang menerima kiriman WA tersebut.

“Anak tersebut sakit kakinya dan harus diamputasi, sedangkan orang tuanya tergolong orang yang tidak mampu,” begitu bunyi keterangan dalam foto tersebut.

Selain itu juga disebut alamat tempat tinggalnya: Kampung Melayu RT 002/ RW 002, Nomor 75, Kelurahan Batubesar, Nongsa. Bagi yang berniat membantu bisa mengantar langsung ke alamat tersebut.

BACA JUGA:   SB Babel Bakamla RI Gelar Goro di Kawasan Perkantoran Gubernur

Kamis, (11/3/2021) siang, Ariranews.com bersama Agus serta beberapa orang lainnya berkunjung ke alamat tersebut dan melihat langsung kondisi Nisa, paanggilan sehari-hari anak itu. Selain itu sekaligus menyerahkan bantuan donasi yang telah berhasil dikumpulkan.

“Kaki kanannya sudah diamputasi akhir Februari lalu. Alhamdulillah kaki kiri masih bisa diselamatkan,” ungkap, Andriani, ibu dari Nisa.

Dia menjelaskan, Nisa merupakan anak kedua dari empat orang bersaudara. “Anak pertama cowok, kembar, dan adik Nisa ada satu orang,” ungkapnya.

Saat kami berkunjung tersebut, Nisa belum bisa terlalu beraktivitas. Baru sebatas di atas kasur yang disediakan khusus untuknya. Kaki kiri, bagian paha dan betis gadis berhidung mancung tersebut masih diperban. Luka bekas operasi pengangkatan daging kakinya yang sebelumnya membusuk tersebut belum pulih. Sedangkan kaki kanannya yang telah diamputasi mulai dari paha ke bawah sudah kering dan perbannya sudah dibuka. Namun, jahitannya belum dibuka.

BACA JUGA:   PLN Batam Tambah Pasokan Listrik Hijau 3.057 KWp ke Pelanggan Industri

“Rencananya minggu depan kontrol ke rumah sakit untuk membuka jahitannya. Selanjutnya juga masih ada operasi untuk pemulihan kaki kiri,” ungkap Andriani.

Andriani menceritakan, penyakit aneh yang diderita anaknya yang sampai membuat kedua kakinnya membusuk tersebut mulai muncul pada tahun baru lalu. Di kaki kiri Nisa tiba-tiba muncul lepuhan dan dalam jangka waktu yang singkat kakinya mulai menghitam dan kemudian membusuk.

“Sebelumnya dia sehat-sehat saja. Setelah itu baru demam. Awalnya muncul di kaki kiri, kemudian pindah ke kaki kanan,” ungkapnya.

Pihak keluarga pun langsung mengambil tindakan dengan membawa gadis cilik berkulit kuning langsat tersebut ke rumah sakit. Karena kaki Nisa makin membusuk maka dokter kemudian memutuskan mengamputasi kaki kanannya.

“Dioperasi di RS Awal Bros. Sampai sekarang dokter belum tau dan memberitau sakit apa yang diderita. Waktu sebelum dioperasi dan diamputasi itu daging kakinya membusuk dan tulangnya hitam kayak kayu,” ungkap Andriani.

BACA JUGA:   3,7 Juta Lebih Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikan Pada Masyarakat Kepri

Saat ini keluarga ini memang lagi membutuhkan. Pasalnya, sejak Nisa sakit Khairudin tak bisa bekerja untuk mengurus segala keperluan Nisa. “Dulu bapaknya sopir lori. Sejak Nisa sakit sering tak masuk kerja dan bos lamanya sudah cari penggantinya,” ungkapnya lagi.

Sementara untuk pengobatan Nisa dia bersyukur karena bisa melalui BPJS Kesehatan. “Kalau untuk kaki palsu pertama kata pihak rumah sakit disediakan. Tapi untuk selanjutnya tidak,” ujarnya.

Sementara Nisa belum mau diajak ngobrol. Dia sibuk memainkan hape yang menjadi salah satu hiburannya. “Dia katanya ingin pulang kampung. Dia ingin jumpa neneknya. Dia memang dimanja neneknya. Kalau dia minta ripik kesukaannya pasti dikirim neneknya dari kampung. Tapi sekarang neneknya sudah meninggal, pas waktu tahun baru itu,” ungkap istri dari Khairudin tersebut dengan mata berkaca-kaca.(qori)