banner 728x90

Batam Segera Punya Jalur Pesepeda, Rudi: Ini Jadi Contoh

Batam: Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi meninjau pembangunan jalan dari Bundaran Madani hingga Jembatan Bengkong Sadai, Senin (7/12/2020).

Usai meninjau proyek tersebut, HM Rudi, mengatakan selain pelebaran, di jalan tersebut akan dibuat jalur pesepeda.


“Targetnya enam bulan ke depan sudah selesai. Dan jalan ini akan jadi contoh saat pembangunan jalan lain karena punya jalur sepeda nantinya,” ujar Rudi usai meninjau langsung lokasi jalan yang berada di kawasan Pasir Putih tersebut.

BACA JUGA:   Pengamanan Natal, Nuryanto: Ribuan Banser di Kepri Turut Amankan Gereja bersama TNI dan Polri

Untuk jalan yang dikerjakan PT Multi Sindo Internasional itu, anggarannya mencapai Rp23.590.632.000 dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Adapun sumber dana berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (APBN) 2020.

“Untuk jalur sepeda, kita bangun sepanjang jalan dengan lebar 2 meter,” ujarnya.

Kemudian, kata Rudi, jalan utama dibangun lima lajur, ruang terbuka hijau 1,5 meter, pedestrian 2 meter di masing-masing jalur, serta median jalan 3 meter.

BACA JUGA:   PSPK Tahun 2023 di Batam Diperkirakan Rp 3 M Per Kelurahan

Rudi berharap, dengan penataan jalan tersebut pembangunan Batam makin cepat dan masyarakat makin nyaman berkendara.

“Yang terpenting estetika Kota Batam makin memesona. Dan bisa menunjang Batam sebagai kota pariwisata,” kata Rudi.

Selain jalan itu, Rudi juga mengatakan pihaknya juga menggesa pembangunan Jalan Yos Sudarso, Batuampar.

Jalan tersebut rencana akan dibangun lima lajur di setiap jalurnya. Pembangunan jalan di kawasan tersebut, kata dia, sebagai pelancar akses keluar masuk kendaraan menuju dan dari Pelabuhan Batuampar.

BACA JUGA:   Persyaratan Terbaru Pembuatan SIM, SKCK, dan Laporan Kehilangan di Polresta Barelang

“Untuk saat ini kita tambah satu lajur dulu, tapi sudah sekalian disiapkan untuk dibangun lima lajur,” ujarnya.

Rudi mengaku pembangunan infrastruktur jalan di kawasan tersebut sebagai pendukung menjadikan Pelabuhan Batuampar sebagai pelabuhan internasional khusus bongkar muat peti kemas.

“Untuk jalan Yos Sudarso juga kita target enam bulan ke depan sudah selesai,” kata Rudi.(***)