Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto Dianugerahi Gelar Adat Melayu Tertinggi Kesultanan Riau-Lingga

Wakapolri Komisaris Jenderal Pol. Agus Andrianto, dianugerahkan gelar Datok Seri Sakti Bhayangkara Utama oleh Perhimpunan Agung Zuriat dan Kerabat Kesultanan Riau-Lingga.

AriraNews.com, Tanjungpinang – Wakapolri Komisaris Jenderal Pol. Agus Andrianto, dianugerahkan gelar Datok Seri Sakti Bhayangkara Utama oleh Perhimpunan Agung Zuriat dan Kerabat Kesultanan Riau-Lingga, LAM Kepri serta LAM Riau di Aula Wan Seri Bintan Dompak Tanjungpinang. Penabalan atau penobatan gelar ini disaksikan langsung oleh 17 kerajaan dan kesultanan Melayu termasuk kesultanan dari Johor-Malaka, Sabtu (3/2/2024).

Prosesi adat tersebut juga dihadiri Dankor Brimob Polri Komjen Pol. Imam Widodo, As SDM Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo,  Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Agus Hariandi, Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Watuseke, Kabinda Kepri Brigjen TNI Bonar Panjaitan, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Achmad Wibisono, dan sejumlah pejabat lainnya di Kepri.

Wakapolri Komisaris Jenderal Pol. Agus Andrianto, dianugerahkan gelar Datok Seri Sakti Bhayangkara Utama didampingi istri jalani prosesi adat tepuk tepung tawar.

Usai penabalan gelar tersebut, Wakapolri Komisaris Jenderal Pol. Agus Andrianto menyampaikan ucapan terima kasih pada
Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, Lembaga Adat Melayu Riau, dan Perhimpunan Zuriat Agung dan Kerabat Kesultanan Riau Lingga, yang telah menganugerahkan gelar Datok Seri Sakti Bhayangkara Utama padanya.

BACA JUGA:   HPN 2022, PWI Tanjungpinang Gelar Vaksinasi Booster

“Walaupun terasa berat gelar ini pada pundak saya, Insyaallah akan tetap saya dan keluarga menjunjungnya, karena gelar adat ini adalah sebuah amanah bagi saya dan keluarga, seperti kata para tetua Melayu,” ujarnya.

Dikatakan Agus Andrianto dengan telah ditabalkannya sebagai Datok Seri Sakti Bhayangkara Utama, maka dengan sendirinya dia sudah pula menjadi bagian satu kesatuan dalam komunitas masyarakat Melayu.

BACA JUGA:   Di Pelantikan Fatayat NU Tanjungpinang, Wagub Marlin: Hidup Itu Jangan Saling Menjatuhkan

“Gelar datok yang saya sandang sebagai sebuah kemuliaan yang melekat pada nama batang tubuh saya, saya percaya dalam gelar kebesaran  adat ini terkandung do’a dan harapan semoga Serinya menjadi Tuah bagi saya sekeluarga, dan  bagi  masyarakat Kepulauan Riau,” kata Agus Andrianto.

Sementara, Ketua Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau Datok Seri Setia Utama H. Abdul Razak menyampaikan pemberian gelar pada Agus Andrianto, merupakan sejarah baru. Gelar tersebut diberikan karena Agus Andrianto dianggap mampu menjaga dan memelihara kedamaian serta juga menjadi gelar yang tertinggi.

“Harapan kami semoga gelar yang diberikan ini dapat dijaga sebaik-baiknya dan menjadikan pemicu untuk beliau membantu Kepulauan Riau kedepannya,” kata Datok Seri Setia Utama H. Abdul Razak.(hms)

banner 728x90