AriraNews.com, Batam – Gedung DPRD Batam kembali terbakar, Selasa (15/8/2023) dini hari. Sebuah ruangan di lantai tiga yang dulunya pintu darurat namun, kemudian dijadikan ruangan arsip ludes dilalap api.
Kejadian ini merupakan yang kedua kalinya dalam satu setengah tahun belakangan. Awal tahun 2022 lalu, kebakaran terjadi di sayap kanan lantai dasar gedung yang menghanguskan ruangan Fraksi Hanura.
Sekretaris DPRD Batam, Aspawi Nangalie menyebut kejadian terakhir hanya menghanguskan berkas lama.
“Ada buku-buku lama disitu, kalau berkas penting tak ada, ada juga juga kursi dan sebagainya,” kata Aspawi, Selasa (15/8/2023) pagi
Terkait penyebab, dia belum bisa memastikan. Namun, diduga kuat akibat korsleting listrik. “Mungkin itu,” ujarnya.
Sementara, Anggota DPRD Batam dari Fraksi PDI-P, Udin P Sihaloho mengaku miris dengan kejadian tersebut. Apalagi sudah terjadi berulang dalam waktu yang tak lama. Dia pun menyoroti perawatan gedung. Perawatan atau pemeliharaan adalah sesuatu yang sangat penting, apalagi instalasi listriknya.
“Karena saya melihat banyak instalasi yang ada ini masih menggunakan yang lama,” ungkap Udin.
Selain itu, Udin juga menyoroti banyaknya kebocoran di dalam gedung.
“Saya pastikan ada anggaran peremajaan atau perawatan. Kita juga sesuaikan kemampuan keuangan kita. Kita juga tak mau memaksakan harus besar tapi tak mampu kita mengerjakan. Kalau sedikit lakukanlah pemeliharaan yang terbaik,” sarannya.(ara)








