Kawasan Industri Panbil Dicanangkan Sebagai Kawasan Bersih Narkoba, Kepala BNN: Pertama di Indonesia

Avatar photo
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose.

AriraNews.com, Batam – Kawasan Panbil merupakan kawasan industri pertama di Indonesia yang dicanangkan sebagai Kawasan Bersih Narkoba (Bersinar) di Indonesia. Diharapkan menjadi contoh bagi kawasan industri-industri lainnya di Indonesia.

“Ini yang pertama di Indonesia, mudah-mudahan menyusul kawasan industri lainnya. Dalam memberantas Narkoba ini kita (BNN) tidak bisa sendiri. Ini tanggung jawab kita bersama,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose usai mencangkan Kawasan Industri Panbil sebagai Kawasan Bersih yang berlangsung di Ballroom Sisoding, Hotel Best Western Premier Panbil (22/7/22).

Penandatanganan kerja sama antara Panbil Group dengan BNN Kepri dalam memberantas narkoba yang disaksikan Kepala BNN RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Hadir juga dalam acara tersebut, Kapolda Kepri, Irjen Pol. Aris Budiman, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, Kepala BNN Kepri, Brigjen Pol. Henry Parlinggoman Simanjuntak, Jeremia Purba yang mewakili CEO Panbil Group, Johanes Kennedy, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

BACA JUGA:  Volume Peti Kemas Direct Call di TPK Batu Ampar Tembus 58 Ribu TEUs, Batam Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Kepala BNN RI, Petrus Reinhard Golose menegaskan semua pihak harus menyatakan perang terhadap narkoba. Karena akan merusak generasi dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia pun menyatakan senang atas keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak legalisasi ganja.

“Saya sangat berterima kasih telah dilaunching-nya program ini. Dengan hadirnya Gubernur, Kapolda, Ketua DPRD Kepri, dan Forkopimda lainnya menunjukkan komitmen kita bersama perang melawan narkoba,” kata
Petrus Reinhard Golose.

Dia pun menyoroti wilayah Kepri yang sangat rawan sebagai wilayah masuknya narkoba dari luar negeri. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya tangkapan narkoba di Kepri dan bahkan baru-baru ini ditemukan pabrik narkoba di perumahan elit di Batam dan 48 Kg kokain di Kabupaten Anambas. 

BACA JUGA:  SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni, Rudi Panjaitan: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

“Artinya ini tugas kita bersama untuk memberantasnya,” ujarnya.

Sementara, Corporate Legal Panbil Group, Jeremia Purba, yang mewakili CEO Panbil Group, Johanes Kennedy mengatakan, dicanangkannya kawasan Panbil sebagai wilayah Bersinar merupakan wujud nyata dari Panbil Group dalam upaya
mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkoba serta mewujudkan Kawasan Panbil bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Dalam upaya tersebut selain melakukan sosialisasi di dalam kawasan juga dibentuk relawan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Relawan ini nantinya akan bekerja senyap dan melaporkan jika mendengar dan melihat adanya penyalahgunaan Narkoba di dalam kawasan.

BACA JUGA:  Spider Jujitsu Batam Raih Juara Umum III di Jakarta Jujitsu Open 2026, Bawa Pulang 13 Medali

“Kalangan pekerja juga rentan terhadap bahaya Narkoba. Dengan tingkat persaingan dan tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi berpotensi terkena stres dan depresi, sehingga tidak sedikit yang tergiur untuk menghilangkannya dengan cara mudah yaitu menggunakan Narkoba,” ujarnya.

Pencanangan Kawasan Panbil Bersinar ditandai dengan pembacaan deklarasi Anti Narkoba dan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNNP Kepulauan Riau dengan Kawasan Industri Panbil.

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Posko P4GN di PT Shimano, PT Philips dan dormitori karyawan Kawasan Industri Panbil oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose.(emr)