banner 728x90

Anjangsana PWI Kepri bersama Kakanwil ATR/BPN Kepri Sri Pranoto: Menuju BPN yang Modern dan Mudah Diakses Publik

Sri Pranoto, Kepala Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Kepri, saat menerima anjangsana pengurus PWI Kepri di kantornya di Jalan MT Haryono No 90, Tanjungpinang, Kamis (29/2) siang.

AriraNews.com, Tanjungpinang – Hangat, humoris, di satu sisi. Kritis, objektif, pada sisi lain. Itulah kesan yang langsung tertangkap dari sosok Sri Pranoto, Kepala Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Kepri, saat menerima anjangsana pengurus PWI Kepri di kantornya di Jalan MT Haryono No 90, Tanjungpinang, Kamis (29/2/2024) siang.

“Setelah menghadiri sebuah kegiatan di Batam, saya bilang ke staf kita harus buru-buru ke Tanjungpinang untuk menyambut rekan-rekan. Wartawan adalah sahabat dan saudara pertama saya di kota baru ini,” kata pria yang akrab dipanggil Mas Toto.

Toto tak sendiri. Saat itu ia didampingi sejumlah pejabat BPN Kepri. Di antaranya Kabag Tata Usaha Purwoto, Kabid Pengendalian dan Penanganan Sengketa Yudi Hermawan, dan Kasubag Umum dan Humas Lyona Ayu.

BACA JUGA:   KKSS Kepri Adakan Pelatihan Menanam Padi

Sri Pranoto baru tiga pekan mengemban    amanah menjadi orang nomor satu di Kanwil ATR/BPN Kepri. Karirnya cemerlang. Sebelumnya, ia bertugas sebagai Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang, lalu Kepala Kantah Kota Administrasi Jakarta Barat.

Di dua kantah itu, Toto kerap menorehkan prestasi. Di eranya, Kantah Kota Administrasi Jakarta Barat, misalnya, berhasil meraih penghargaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) sebagai satu-satunya kantah di Indonesia dengan kategori ‘pelayanan prima’ tahun 2022.

Begitupun kala menjabat sebagai kepala kantor Pertanahan Jakarta Barat. Ia sukses menerapkan sistem elektronik loket layanan khusus yang diapresiasi banyak kalangan.

Itu sebabnya, sebelum ke Kepri, Toto lebih dulu dipromosikan menjadi Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah pada Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN.

BACA JUGA:   Pemprov Kepri Anggarkan Gaji Ke-13 untuk PTT dan PTK Non ASN

***

Segudang pengalaman dan terobosan itulah yang hendak diterapkan pula oleh Sri Pranoto di BPN Kepri.

“Saya ingin pelayanan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan problem pertanahan di lingkup pesisir berjalan cepat, maju, modern, dan mudah diakses publik. Mohon pemantauan kritis dari rekan-rekan media,” ujar dia.

Beberapa hari terakhir, tambah Pranoto, BPN Kepri intens berdiskusi dan berkomunikasi dengan Gubernur Kepri. Utamanya mendata kembali aset-aset Pemprov yang belum termanfaatkan secara efektif.

Sementara itu, Ketua PWI Kepri Andi Gino mengatakan, isu penataan akses dalam Reforma Agraria menjadi salah satu isu utama yang diangkat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang berpusat di Ancol, Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Kami berharap kehadiran Pak Toto dengan senarai catatan prestasi di tempat sebelumnya tak hanya memberi angin segar untuk mengatur kepemilikan dan kebermanfaatan tanah di Kepri, namun juga memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” demikian Andi.

BACA JUGA:   Pelti Kepri Gelar Turnamen, Pelatihan Wasit dan Pelatih

Silaturahmi pengurus PWI Kepri ke Kantor Kanwil ATR/BPN Kepri dipungkasi dengan acara saling menukar cinderamata. Andi, didampingi Sekretaris Amril, Bendahara Ady Indra Pawennari, Ketua Dewan Kehormatan Ramon Damora, dan sejumlah pengurus lainnya, menyerahkan karikatur sketsa sosok Sri Pranoto, sementara Mas Toto memberi replika tanjak Melayu bewarna putih gading.

”Barangkali cinderamata kami ini hanya sekadar gambar,” sela canda Ketua Dewan Penasihat PWI Kepri Richard Nainggolan, “Tapi makna yang terkandung di dalamnya adalah harapan agar seorang Sri Pranoto kelak bisa lebih me-noto (menata) silang sengkarut problem pertanahan di Bumi Melayu…”. (mon)