banner 728x90
Natuna  

Pemkab Natuna Duduki Peringkat Pertama IPLM se-Provinsi Kepri

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi.

AriraNews.com, Natuna – Sebuah pencapaian yang luar biasa berhasil diraih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna dalam Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) pada tahun 2023 lalu.

Pasalnya pada akhir tahun 2023, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional, Kabupaten Natuna berhasil bertengger di nomor urut satu se Provinsi Kepulauan Riau sebagai Kabupaten/Kota yang memiliki angka Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dengan kategori tertinggi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi di Kantornya pada Rabu (28/02/2024).

Menurut Erson, Natuna berhasil meraih angka indeks ILPM sebesar 82,45 persen atau masuk ke kategori tinggi setelah di ukur melalui 7 unsur yang meliputi, pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi, ketercukupan tenaga perpustakaan, tingkat kunjungan masyarakat per hari, jumlah perpustakaan ber-SNP, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi atau promosi, serta anggota perpustakaan.

BACA JUGA:   Tim Voli Putri Natuna Raih Juara Dua Kejurda Tingkat Pelajar Provinsi Kepri

“Setiap tahun Perpustakaan Nasional akan melakukan survey langsung dengan menggunakan pihak rekanan yang turun ke semua daerah atau dengan meminta data dari daerah masing-masing. Alhamdulillah ketika hasil survei keluar untuk Provinsi Kepri kita nomor urut pertama,” jelasnya.

Erson juga menerangkan, keberhasilan Kabupaten Natuna bertengger di nomor urut pertama dalam hal ILPM tidak terlepas dari adanya perpustakaan-perpustakaan yang ada di beberapa desa di Kabupaten Natuna.

BACA JUGA:   Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-62, Bupati Natuna : Gerakan Pramuka Harus Menjadi Garda Terdepan Merajut Persatuan dan Kesatuan

“Hal ini karena data-data yang kita kirim ke pihak Perpustakaan Nasional adalah data-data yang berasal dari laporan perpustakaan-perpustakaan desa yang berarti keberadaan pustaka desa memang sangat mempengaruhi ILPM ini,” terangnya.

Terkait hal ini, Erson menyampaikan di tahun 2024 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna berkomitmen untuk lebih meningkatkan, gerakan-gerakan yang serupa seperti pembentukan Gerakan Desa dalam Membangun Perpustakaan atau lebih dikenal dengan nama Garda Pusaka.

“Gerakan ini kita tujukan untuk menjaga serta meningkatkan nilai tersebut agar tidak turun lagi, apalagi Pak Bupati kita sangat peduli dengan pendidikan pembangunan literasi ini. Bahkan beliau sering berpesan kepada saya agar Pustaka terus berkomitmen menggalakan Garda Pusaka ini,” lugasnya.(dod)