Taba Iskandar Dorong Kapolri Beri Penghargaan Anggota BNNP Kepri yang Ungkap Pabrik Sabu di Batam

Avatar photo
Taba Iskandar.

AriraNews.com, Kepri – Keberhasilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri membongkar pabrik sabu di perumahan elit Sukajadi, Batam, beberapa hari lalu mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.

Prestasi anggota tim yang tergabung dalam pengungkapan kasus tersebut layak mendapatkan penghargaan setimpal. Banyak usulan agar anggota tim mendapatkan kenaikan pangkat dan pendidikan lanjutan.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Taba Iskandar sependapat dengan suara-suara yang berkembang tersebut. Bahkan menurut Taba, reward kenaikan pangkat dan pendidikan lanjutan tersebut layak mereka dapatkan.

“Saya sangat setuju, Kapolri atau Kepala BNN memberikan reward pada mereka,” kata Taba, Rabu (27/7/2022) siang.

Menurut Anggota DPRD Kepri dari Partai Golkar ini, untuk mengungkap kasus tersebut bukanlah hal yang mudah. Butuh waktu dan kesabaran tim. Apalagi jaringan narkoba merupakan jaringan yang sangat tertutup dan sulit dilacak.

BACA JUGA:  Respons Cepat Dinas Perpustakaan Natuna, Tangani Insiden Plafon Jatuh

Dengan keberhasilan BNN Kepri mengungkap keberadaan pabrik narkoba tersebut lanjut Taba, telah menyelamatkan generasi muda terutama di Kepri. Dia tak bisa membayangkan jika pabrik narkoba tersebut tak terungkap. Hasil produksinya tentu akan beredar di masyarakat.

Sehingga kata Ketua Badan Kehormatan DPRD Kepri tersebut, setiap anggota penegak hukum baik itu di Polri, TNI, atau instansi lainnya yang memiliki prestasi patut diberikan apresiasi. Selain menambah semangat mereka dalam bekerja juga menjadi contoh bagi yang lainnya.

“Polri selayaknya memberikan reward kepada anggota yang berprestasi dan sukses dalam bekerja. Untuk kenaikan pangkat dan pendidikan lanjutan sangat pantas,” tegas Taba Iskandar.

Tersangka pembuat narkoba yang diproduksi di perumahan elit Sukajadi Batam.

Sebelumnya keberhasilan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri membongkar pabrik sabu di perumahan elit Sukajadi, Batam juga mendapat apreasi dari Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Abdul Wahid.

BACA JUGA:  Dorong Daya Saing Global, Pemkab Natuna Fasilitasi Beasiswa Bahasa Inggris dari AS

Menurut Abdul Wahid keberhasilan petugas BNNP Kepri tersebut merupakan prestasi yang luar biasa. Karena narkoba ini sangat berdampak pada kehidupan masyarakat, terutama untuk masyarakat Kepri dan sekitarnya.

Maka dari itu, sambung Abdul Wahid, keberhasilan pengungkapan yang dilakukan petugas BNNP Kepri ini perlu di apreasi dan diberikan penghargaan.

“Penghargaan bisa berupa kenaikan pangkat, atau megikuti sekolah atau sebagaimana dari pimpinan Kapolri,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, petugas BNNP Kepri membongkar pabrik sabu di Kota Batam. Dalam pengungkapan ini petugas mengamankan tiga orang tersangka, salah satu pelaku adalah mantan anggota polisi dari Malaysia berinisial MS , (34), sedangkan dua orang lainnya dari Batam, NS, (47), dan AS, (25).

BACA JUGA:  Berperan Aktif Saat Lebaran, Saka SAR SMAN 1 Bunguran Tengah Terima Penghargaan

Keberhasilan BNNP Kepri dalam membongkar kasus ini disampaikan oleh Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose didampingi Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Henry Simajuntak, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, beserta tamu undangan lainnya dalam konferensi pers di Perumahan Sukajadi, Kamis (21/7/2022) sore.

Komjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, dalam pengungkapan ini petugas BNNP Kepri berhasil menyita barang bukti narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 5.032 gram.

Ada juga barang bukti cairan prekursor narkotika yang digunakan untuk membuat narkotika.

“Pengungkapan ini bermula, berdasarkan informasi dari masyarakat yang diterima oleh petugas BNNP Kepri pada hari Selasa (19/7/2022) sekira pukul 10.00 Wib, terkait adanya Clandestine Lab (Pabrik Gelap) pembuatan narkotika golongan I jenis sabu,” ujarnya.(emr)