banner 728x90

Hadiri Wisuda UNIBA, Soerya Respationo Dapat Pujian

BATAM: Pengawas Yayasan Griya Husada, Prof Jemmy Rumengan memuji Soerya Respationo. Pasalnya, hingga saat ini masih aktif di Universitas Batam (UNIBA). Soerya kata Jemmy juga sudah banyak berjasa pada UNIBA.

“Beliau dari 2004 gabung di UNIBA dan sampai sekarang masih aktif dan menjadi Ketua Senat UNIBA. Dan sebagai tenaga pengajar beliau sudah banyak memberikan ilmunya pada mahasiswa,” ungkap Jemmy Rumengan di hadapan wisudawan dan wisudawati serta cevitas akademika UNIBA.

BACA JUGA:   Terima Audiensi Pengurus KORMI Kota Batam, Nuryanto Harap Olahraga Rekreasi di Batam Makin Maju

Jemmy pun mendoakan Soerya Respationo selalu sehat dan mencapai tujuan dan cita-cita yang diinginkan.

Soerya Respationo menghadiri Rapat Senat Sidang Terbuka (Wisuda), mahasiswa
Pasca Sarjana/Profesi/Sarjana/Sarjana Terapan/Ahli Madya Universitas Batam (UNIBA), Angkatan XVII Tahun Akademik 2019/2020, yang digelar di gedung serbaguna Uniba, Batam Kota, Batam, Sabtu (21/11/2020) siang.

Calon Gubernur Kepri, nomor urut satu tersebut hadir selalu Ketua Senat UNIBA. Soerya pun membuka langsung wisuda tersebut.

BACA JUGA:   BP Batam Paparkan Progres Relokasi Masyarakat Rempang, Sesalkan Masih Adanya Isu Provokatif yang Dihembuskan

Ketua panitia acara yang juga merupakan Wakil Rektor I UNIBA, Nasrudin Nur, mengungkapkan ada sebanyak 603 mahasiswa yang diwisuda pada angkatan ini.

Dia berharap mahasiswa yang diwisuda dapat mengimplementasikan ilmu yang sudah didapatkan selama ini di bangku kuliah. “Semoga bermanfaat bagi masyarakat banyak,” harapnya.

Sementara Rektor UNIBA, Prof Chabullah Wibisono memimpin pengambilan sumpah wisudawan.

BACA JUGA:   Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Raih Penghargaan Dharma Karya ESDM

Sementara Soerya Respationo dalam sambutannya memberikan selamat pada mahasiswa UNIBA yang baru saja di wisuda. “Ini merupakan hari yang bersejarah dan takkan pernah terlupakan,” ujarnya.

Soerya pun berharap para wisudawan selalu menanamkan Tri Darma Pendidikan dalam diri. “Dan yang paling penting jangan melupakan jasa para guru. Tanpa guru kita tak ada apa-apa nya. Berkat merekalah kita menjadi seperti saat sekarang ini,” kata Soerya.(emr/**)