Pemberian Remisi, Kapolresta Barelang: Jauhi Berurusan dengan Hukum

Avatar photo

AriraNews.com, BATAM – Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur mengikuti kegiatan penyerahan remisi umum bagi Narapidana dan Anak melalui momentun HUT ke-76 Kemerdekaan RI, di Lembaga Pemayarakatan (Lapas) Kelas  II A Kota Batam, Selasa (17/08/2021).

Kegiatan juga dihadiri oleh jajaran Forkopinda Batam. Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur, SIK setelah mengikuti jalannya pemberian remisi menyempatkan diri untuk berbincang dan memberikan pesan nasihat dengan tahanan yang ada di dalam Lapas.

BACA JUGA:  Li Claudia Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman

“Selamat untuk tahanan yang memperoleh remisi, sedangkan yang belum memperoleh remisi jangan berkecil hati. Jadikan semua ini adalah proses pendewasaan diri. Jalani hukuman ini dengan ikhlas dan berjanji di dalam hati apabila keluar nanti dapat berperilaku baik  dan jauhi melanggar hukum sehingga  dapat bermanfaat bagi keluarga, masyarakat lingkungan sekitarnya,” pesan Yos Guntur.

BACA JUGA:  BP Batam Perkuat Sinergi dengan Komdigi, Dorong Penguatan Komunikasi Publik dan Transformasi Digital

Sementara Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan secara simbolis pemberian remisi tersebut.

“Orang baik bukan berarti tidak pernah berbuat salah,” kata Rudi.

Pesan itu ia sampaikan untuk memotivasi penerima remisi agar tidak canggung atau khawatir saat pulang ke lingkungan masing-masing. Ia yakin, setelah mendapat pembinaan, para penerima remisi merupakan orang pilihan yang sudah memiliki kepribadian lebih baik lagi.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Dampingi Menteri Bappenas Resmikan Gedung Nusantara dan Cakrawala PT McDermott Batam

“Jangan kawatir tidak diterima oleh lingkungan masyarakat,” katanya.

Ia menekankan, semua hasil binaan di lapas diharapkan dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. Ia yakin, penerima remisi akan lebih produktif dan lebih baik dalam hidup bermasyarakat.

“Kita semua memiliki potensi produktif yang dapat menguasai keterampilan apapun untuk hidup mandiri serta berguna bagi pembangunan,” katanya.(***/emr)