AriraNews.com, Natuna – Apel Lorong di Mess Bujangan menjadi langkah konkret Lanud Raden Sadjad dalam memperkuat pengawasan melekat (Waskat) terhadap personel, sekaligus memastikan pembinaan prajurit remaja berjalan sesuai aturan kedinasan. Kegiatan yang digelar di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (17/2/2026) malam itu, dipimpin langsung para Kepala Dinas sebagai bentuk deteksi dini dan perlindungan terhadap anggota.
Apel Lorong ini difokuskan untuk memastikan lingkungan mess tetap aman, tertib, dan bebas dari praktik pembinaan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana kontrol pimpinan terhadap kondisi mental dan fisik prajurit.
Dalam arahannya, pimpinan menekankan tiga poin utama, yakni memastikan tidak adanya pembinaan di luar aturan, memastikan seluruh anggota berada di mess, serta memantau kesiapan mental dan fisik personel agar tetap prima dalam menjalankan tugas.
Kepala Dinas Personel, Yuli Afrizan, memberikan arahan langsung di koridor mess. Ia menegaskan bahwa disiplin seorang prajurit dimulai dari lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, kerapian kamar mencerminkan sikap profesional dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tanggung jawab kedinasan.
Para Kepala Dinas juga mengingatkan bahwa senioritas harus diwujudkan melalui bimbingan dan keteladanan, bukan tekanan. Jika ditemukan tindakan yang melampaui batas, satuan akan mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan instruksi Komandan Lanud RSA, Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., sebagai bagian dari fungsi kontrol pimpinan sekaligus membuka ruang komunikasi dua arah antara atasan dan anggota. Dengan demikian, setiap kendala yang dihadapi prajurit dapat disampaikan tanpa rasa khawatir.
Selain meninjau kelayakan fasilitas dan kerapian kamar, pengecekan juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi perilaku negatif di lingkungan mess. Hasil pemantauan menunjukkan situasi tetap kondusif tanpa indikasi pelanggaran, dengan lingkungan yang bersih, rapi, serta mendukung disiplin dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas. (Dod)








