AriraNews.com, Batam – Sekretaris Dewan Pakar DPW Partai Nasdem Kepri, Syamsul Paloh merespons polemik soal penjaringan bakal calon Wali Kota Batam 2024.
Menurut Syamsul, tim penjaringan partai di bawah kepemimpinan dan binaan Surya Paloh tersebut tidak pernah membeda-bedakan perlakuan bagi para bakal calon yang akan maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam mendatang.
Sehingga, dirinya menyayangkan apabila Tim Amsakar Achmad malah memutarbalikkan keadaan terkait proses yang berlangsung.
“Tim sudah menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, pengambilan dan penyerahan formulir atau berkas pendaftaran harus dilakukan langsung oleh calon yang bersangkutan. Karena tidak hadir, kami minta hari Senin (13/5/2024) nanti untuk datang dan menerima pendaftarannya” jelas Syamsul, Sabtu (11/5/2024).
Di samping itu, Syamsul juga meminta agar Tim Amsakar Achmad tidak menghembuskan isu yang malah berpotensi memecah belah internal Nasdem.
Sehingga, cara-cara tersebut dapat merusak elektabilitas Partai Nasdem pada Pilwako Batam nanti.
“Saya tegaskan,Tidak pernah ada kalimat penolakan. Akan tetapi, pihak mereka malah menggiring opini berlebihan ke media. Ini dapat memecah belah kader,” tambahnya.
Syamsul pun mengajak kepada seluruh kader partai dan elemen di masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan pemberitaan yang menyudutkan Tim Penjaringan Partai Nasdem tersebut.
Mengingat, banyak oknum yang justru memanfaatkan situasi ini untuk menjatuhkan Partai Nasdem ke depannya.
“Mari kita lebih cermat lagi dalam menyerap informasi. Lebih waspada dan berhati-hati agar persatuan dan kesatuan kita tetap terjaga,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Tim Amsakar Kota Batam, Muhammad Nur mengaku kecewa karena tidak bisa mengambil formulir pendaftaran bakal calon Kepala Daerah di Kantor DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kepulauan Riau (Kepri), di Batam, Jumat (10/5/2024) sore.
“Formulir tidak bisa kita ambil. Mereka minta langsung Bang Amsakar yang datang,” ujar Muhammad Nur.
Nur mengatakan pihaknya mendapat amanah dari Ketua DPD Nasdem Kota Batam, Amsakar Achmad untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon wali kota Batam. Relawan Amsakar ini memutuskan mengambil form karena batas akhir pendaftaran Sabtu (11/5/2024).
“Tim penjaringan mengatakan kepada kami ada perlakuan khusus. Karena memang Bang Amsakar ini kader internal dari Partai Nasdem,” ujar Nur.
Tim Penjaringan mengarahkan, lanjut dia Amsakar bisa mengambil langsung formulir pendaftaran pada Senin (13/5/2024). Atau Amsakar bisa berdiskusi dengan Ketua DPW Nasdem, Muhammad Rudi.
“Hari ini beliau (Amsakar Achmad) ada kesibukan. Kan cuma pengambilan formulir saja. Kalau nanti pengembalian, penyampaian visi misi tentu tak bisa diwakilkan,” katanya.
Nur juga tampak enggan berkomentar terkait surat pengunduran diri Amsakar dari Nasdem. Ia berharap jangan sampai pencalonan Amsakar di partai yang sudah dibesarkannya dipersulit.
Ketua Tim Penjaringan Pilkada DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Khusus Kota Batam, Suhadi berharap Amsakar yang datang langsung mengambil formulir.
“Jadi memang kita harap Pak Amsakar yang secara langsung hadir ke kantor,” ujar Suhadi, Jumat (10/5/2024).
Diakuinya, Amsakar bagian dari Partai Nasdem yang cukup lama tentu saja ada perlakuan khusus. Kemungkinan bisa berdialog, jadi tidak hanya sekedar mengambil formulir.
“Pada saat kita ingin menjadi Wali Kota, dan beliau (Amsakar) bagian dari kita. Mungkin bisa bicara-bicara,” katanya.
Tim Penjaringan Nasdem, lanjut dia, sengaja memberikan waktu khusus kepada Amsakar yaitu, Senin (13/5/2024) siang. Ia berharap timnya bisa menyampaikan kepada Amsakar.
“Kita akan berikan dan tetap terima Senin nanti,” katanya.
Suhadi menambahkan dalam diskusi tersebut akan dihadiri oleh Ketua DPW Nasdem Kepri, Muhammad Rudi. (oma)









