AriraNews.com, Natuna — Lanud Raden Sadjad Natuna memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Latihan Survival Dasar Grup 4 Khusus Tahun Anggaran 2026 yang digelar di wilayah Kabupaten Natuna, Selasa (10/2/2026).
Komandan Lanud Raden Sadjad Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., diwakili Kepala Dinas Operasi Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., menghadiri langsung upacara pembukaan yang berlangsung di Main Apron Hanggar Skadron Udara 52 Lanud Raden Sadjad.
Kegiatan tersebut menandai dimulainya rangkaian latihan survival yang dilaksanakan di kawasan Gunung Hiu dan Pantai Tanjung, Natuna, sebagai bagian dari pembinaan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat di medan operasi.
Grup 4 Khusus yang bermarkas di Lanud Supadio, Pontianak, merupakan satuan operasional yang menaungi Skadron Udara 51 dan Skadron Udara 52. Keikutsertaan kedua skadron dalam latihan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel secara terarah dan berkelanjutan.
Dalam sambutan Komandan Grup 4 Khusus, Inspektur Marsekal Pertama TNI Ketut Adiyasa Ambara, yang dibacakan Asisten Operasi Grup 4 Khusus Kolonel Pnb Kamto Adi S., S.T., M.M.S., disampaikan bahwa latihan survival memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan personel, baik secara fisik maupun mental.
“Materi latihan difokuskan pada pembentukan ketangguhan mental, kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam situasi darurat maupun medan ekstrem yang berpotensi dihadapi saat pelaksanaan tugas operasi,” ujarnya.
Pelaksanaan latihan juga melibatkan unsur lintas instansi, di antaranya Basarnas, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana maupun pelaksanaan operasi kemanusiaan di wilayah kepulauan.
Lanud Raden Sadjad turut memberikan dukungan melalui keterlibatan instruktur dari Batalyon Arhanud 14 Pasgat. Peserta latihan terdiri atas personel Skadron Udara 51, Skadron Udara 52, serta perwakilan instansi terkait.
Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan personel dan perlengkapan guna memastikan kesiapan seluruh peserta sebelum latihan dimulai. (Dod)








