Tanggap Darurat Bencana Longsor di Serasan, Pemprov Kepri Kerahkan OPD Teknis dan Tenaga Medis

Avatar photo
Bantuan sembako bagi korban di Serasan dikirimkan dari Ranai, Natuna. Butuh waktu kurang lebih 7 jam untuk sampai di Pulau Serasan.

AriraNews.com, Natuna – Tim Pemprov Kepri berangkat menuju lokasi longsor di Pulau Serasan menggunakan Kapal Indra Perkasa dari Pelabuhan Penagih, Ranai, Natuna, Rabu (8/3) membawa sejumlah bantuan yang dihimpun dari BNPB dan Basarnas untuk para korban.

Sampai saat ini kebutuhan yang sangat mendesak adalah makanan siap saji untuk para pengungsi yang jumlahnya mencapai 1.200 orang lebih.

BACA JUGA:  Danlanud RSA Tekankan Disiplin Kebersihan, Program ASRI Diperkuat

Adapun rombongan yang berangkat adalah Kepala BPBD Kepri M Hasbi, Kepala Biro Umum Abdullah dan beberapa tim pendukung. Adapun jarak tempuh berlayar dari Ranai ke Serasan sekitar 7 jam.

“Kita minta agar semua OPD teknis Pemprov Kepri dan tim medis berangkat segera kesana. Kita semua harus cepat tanggap menyikapi ini. Kita juga berdampingan terus dengan tim resque lainnya dari BNPB, Basarnas, TNI, Polri dan lainnya,” kata Ansar.

BACA JUGA:  PAD Terus Meningkat, Batam Dipercaya jadi Tuan Rumah Rembug Fiskal Nasional

Berdasarkan rilis Tim Gabungan Tanggap Bencana di Serasan & Serasan Timur pertanggal 07 Maret 2023 jam 20.00 WIB, data meninggal sebanyak 12 orang dan sudah terindentifikasi, dan masih hilang  43 orang, korban kritis  3 orang dan  sudah dikirim ke Pontianak  via Bukit Raya & dikirim ke Ranai, 1 meninggal dalam perjalanan rujukan ke pontianak.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Natuna Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang

Adapun data pengungsi, masing-masing
pengungsian PLBN  219 orang,  pengungsian Puskesmas  215 orang, pengungsian Pelimpak & Masjid Alfurqon  500  orang, pengungsian SMA 1 Serasan :282 orang. Dengan total keseluruhan pengungsi  1.216 orang.(dod)