Amsakar Achmad Resmi Buka Batam Grassroot Football Festival 2026, Buka Jalan Talenta Muda Batam ke Level Internasional

Avatar photo
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, serta jajaran pimpinan BP Batam lainnya menyalami dan memberikan motivasi pada pemain usai membuka secara resmi Batam Grassroot Football Festival 2026 kategori U-8, U-10, dan U-12 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Jumat (7/8/2026) pagi. Turnamen yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 ini menjadi pembuka rangkaian Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.

AriraNews.com, BATAM – Batam Grassroot Football Festival 2026 kategori U-8, U-10, dan U-12 resmi bergulir setelah dibuka oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Jumat (7/8/2026) pagi. Turnamen yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 ini menjadi pembuka rangkaian Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, serta jajaran pimpinan BP Batam lainnya.

Sambil menggendong cucu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berikan motifasi usai membuka Batam Grassroot Football Festival 2026 kategori U-8, U-10, dan U-12 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Jumat (7/8/2026) pagi.

Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 terdiri dari tiga rangkaian kegiatan. Diawali dengan Batam Grassroot Football Festival kategori U-8, U-10, dan U-12 pada 7–9 Agustus 2026 di Stadion Temenggung Abdul Jamal. Selanjutnya, Batam Grassroot Football International akan digelar pada 14–16 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas dengan menghadirkan akademi sepak bola dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan negara tetangga lainnya.

BACA JUGA:  Gelombang Mundur dari PWI Kepri Berlanjut, Socrates Ketua Pertama Periode 2004–2008 Ikut Tinggalkan Organisasi

Rangkaian kegiatan akan ditutup melalui Batam International Football Series pada 22–23 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas yang mempertemukan Batam Premier FC, Geylang International FC, Garudayaksa FC, dan Indra FC.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut karena dinilai menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian bibit pesepak bola usia dini.

Menurutnya, kompetisi yang berlangsung secara berjenjang, mulai dari tingkat regional hingga internasional, akan memberikan kesempatan bagi pemain muda Batam untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menunjukkan potensinya di hadapan para pencari bakat.

“Event ini luar biasa karena menjadi ajang menyeleksi talenta-talenta muda sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk berkompetisi secara sehat. Tahapannya dimulai dari tingkat daerah, kemudian berlanjut ke level internasional dengan melibatkan negara-negara sahabat,” ujar Amsakar.

Sebagai simbolis dibukanya Batam Grassroot Football Festival 2026 kategori U-8, U-10, dan U-12, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad melakukan tendangan pertama ke gawang yang dijaga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis.

Ia berharap para orang tua terus memberikan dukungan kepada anak-anak yang menekuni sepak bola. Menurutnya, perkembangan sepak bola Indonesia yang semakin baik harus dimanfaatkan untuk melahirkan generasi pesepak bola berprestasi.

BACA JUGA:  Dua Jabatan Eselon II Kosong, Amsakar Segera Umumkan Mutasi Pejabat

“Sepak bola Indonesia kini terus berkembang dan sudah mampu berbicara di level regional maupun internasional. Dengan agenda yang berkelanjutan seperti ini, akan semakin banyak ruang bagi talenta muda untuk mengasah kemampuan dan dilihat oleh para pencari bakat,” katanya.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam yang juga Pembina Batam Grassroot Football Festival, Fary Djemy Francis, menjelaskan bahwa festival ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari program pembinaan pemain muda secara berkelanjutan.

Ia mengatakan, empat tim terbaik dari seri regional akan memperoleh kesempatan mengikuti Batam Grassroot Football International yang menghadirkan sekolah sepak bola dan akademi terbaik dari dalam maupun luar negeri.

“Turnamen ini memiliki tiga rangkaian. Dimulai dari tingkat regional di Batam, kemudian berlanjut ke seri internasional yang menghadirkan akademi dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan negara tetangga lainnya. Selanjutnya akan digelar Batam International Football Series yang mempertemukan klub-klub dari Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei,” ujar Fary.

BACA JUGA:  Rotasi 311 ASN Jadi Awal Reformasi Birokrasi Batam, Amsakar Tekankan Integritas dan Kinerja

Fary yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Garudayaksa Academy menambahkan, selama turnamen berlangsung akan dilakukan proses talent scouting dengan melibatkan pemandu bakat dari PSSI. Pemain-pemain yang dinilai memiliki potensi akan mendapatkan pembinaan lanjutan.

Ia mengungkapkan, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam juga berencana membangun akademi sepak bola di Batam sebagai pusat pembinaan pemain muda. Selain itu, Garudayaksa Academy akan menjalin kerja sama untuk menjadikan Batam sebagai salah satu satelit akademi sepak bola yang berada di bawah pembinaan Garudayaksa.

“Kami ingin turnamen ini melahirkan pemain-pemain berbakat yang dapat dibina secara berkelanjutan. Harapannya, Batam menjadi salah satu pusat pengembangan talenta sepak bola nasional,” kata Fary.(emr)