banner 728x90

Denny Siregar Meninggal Saat Cukur Rambut

Ariranews.com: Warga net dihebohkan dengan meninggalnya seorang warga di kawasan di Jalan Vihara, Kelurahan Simalungun, Siantar Selatan, Kabupaten Pematang Siantar, Sumatera Utara, sekitar pukul 10.30 WIB, Selasa (5/1/2020) lalu.

Pasalnya, pria 58 tahun yang meninggal mendadak saat cukur rambut itu memiliki kesamaan nama dengan pegiat media sosial Deny Siregar.

Denny Siregar pun telah mendengar berita tentang seorang yang meninggal saat cukur rambut itu.

Ia menyatakan Deny Siregar yang meninggal merupakan tukang parkir dan bukan dirinya.

Sebagai pegiat media sosial, nama Denny Siregar sempat akrab di telinga saat ia menggugat operator Telkomsel Rp1 triliun setelah data pribadinya bocor ke publik.

BACA JUGA:   Taman Kolam, Taman Rusa, Jalur Sepeda di Sekupang Mulai Dibangun, Rudi: Kawasan Ini akan Sangat Indah

Bareskrim Polri menyatakan pelaku dugaan kasus pembobolan data pribadi Denny dari database operator seluler Telkomsel merupakan pegawai yang dipekerjakan dengan sistem alih daya.

“Itu deny siregar kang parkir. Bukan gua,” tulis Denny di akun Twitter pribadinya @Dennysiregar7, Selasa (5/1/2021).

Diberitakan sebelumnya, warga di kawasan di Jalan Vihara, Kelurahan Simalungun, Siantar Selatan, Kabupaten Pematang Siantar, Sumatera Utara digegerkan dengan seorang pelanggan cukur rambut yang meninggal secara mendadak.

BACA JUGA:   Ombudsman Kepri Sarankan Kuota PPPK Guru di Natuna Ditambah

Pelanggan bernama Deny Siregar (58) menghembuskan napas terakhir di kursi pangkas rambut sekitar pukul 10.30 WIB, Selasa (5/1/2020).

Sejumlah pengunjung emperan rumah makan di Jalan Vihara sontak melihat kondisi Deny yang sudah tak bernyawa saat mencukur rambut.

Kanit Reskrim Polsek Siantar Selatan, Ipda Pol Bostan Simangunsong mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengamanan di sekitar lokasi tewasnya korban.

Kepolisian juga telah mengevakuasi jenazah Deny yang diduga meninggal akibat serangan jantung.

“Setelah kita terima informasi ada orang meninggal mendadak kita langsung ke lokasi. Pengakuan dari keluarga korban jenazah Deny akan dibawa ke rumah duka dan tidak dilakukan autopsi,” ujar Bostan, Selasa (5/1/2020). Dikutip dari Tribunnews.com.

BACA JUGA:   BP Batam Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-turut

Juru pangkas rambut, Haris Hulu (20) menjelaskan korban merupakan langganannya. Saat itu Deny merupakan antrean ketiga dan meminta potong rambut model cepak.

Sebelum meninggal mendadak, sambung Haris, almarhum sempat mengalami batuk-batuk.

“Sudah ketiga kali (Deny Siregar) datang kemari. Tadi minta dipotong rambut model cepak, belum siap dipangkas sudah meninggal,” ujar Haris.(emr)

sumber: kompas.tv/tribunnews.com
foto: ilustrasi