banner 728x90

Suryani Belanja di Toss 3000 Jodoh, Serap Aspirasi Pedagang

Batam: Suryani masuk ke Pasar Toss 3000 di Jodoh, Kota Batam, Kamis (3/12/2020) untuk belanja keperluan dapur.

Tak hanya kepada pedagang, calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 2 itu juga menyapa para pembeli.

Pasar Toss 3000 ini adalah pasar terbesar di Kota Batam dengan 1.800 pedagang kaki lima yang terdata. Di pasar inilah warga Kota Batam dari semua penjuru berbelanja untuk mencari keperluan masak di dapur yang lengkap dengan harga yang lebih murah dibanding tempat lain.

BACA JUGA:   Ratusan Pesepeda Luar Negeri Ramaikan Jamselinas Batam

Selain keperluan masak, disini juga tersedia perlengkapan dapur, dan barang elektronik.

Para pedagang menyambut gembira sekali, tak sedikit di antara mereka yang meminta foto bareng Suryani pasangan dari Isdianto ini.

Suryani membeli tempe untuk bahan membuat mendoan kesukaannya. Penjual tempe di pasar ini langsung mengenalinya karena sering melihat wajah calon wakil gubernur itu di poster-poster maupun di media online. Mereka pun mengajak bicara dengan logat ngapak.

BACA JUGA:   Mendagri Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi Kota Batam

Suryani juga membagikan masker kepada para pedagang yang tidak memakai salah satu perlengkapan protokol kesehatan tersebut.

Para pembeli pun tidak ketinggalan. Rombongan ibu-ibu yang mengaku dari Batu Aji memanggil-manggil Suryani dan meminta foto bersama di lokasi pasar.

Turut mendampingi kunjungan Suryani ke Pasar Toss 3000, yaitu
Dr. Hero Samudra SH, MH (Wakil Ketua Umum DPP APKLI), Ahmad Arifin (Wakil Ketua DPW APKLI Prov. Kepri), Nomi Br. Sembiring (Ketua DPD APKLI Kota Batam), Uba Ingan Sigalingging (Anggota DPRD Kepri), Susianty (Sekretaris DPD APKLI Kota Batam), Ciken Sembiring (Bendahara DPD APKLI Kota Batam), Adam Mulya Lubis (DPD APKLI Kota Batam), Manase Ginting (DPD APKLI Kota Batam).

BACA JUGA:   Polemik Pengembangan Pulau Rempang, Praktisi Hukum Kota Batam Ajak Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

Suryani kemudian berdialog dan menyerap aspirasi pedagang melalui perwakilan APKLI tersebut. (***)