Ariranews.com, Batam: Tak hanya di Kecamatan Nongsa, dan Tanjunguma, Lubukbaja, hujan deras yang disertai angin kencang dan air pasang laut yang cukup tinggi, dikabarkan juga menyebabkan sebuah rumah milik warga di daerah Batumerah, Kecamatan Batuampar, ambruk ke laut akibat dihantam ombak besar, Jumat (1/1/2021) siang.

Video ambruknya rumah milik warga tersebut juga beredar luas di grup-grup WA.

“Lokasi kejadian di Batumerah,” kata salah seorang warga di dalam rekaman video tersebut.

Dalam rekaman juga terlihat kepanikan warga. Puluhan warga berlarian dari arah lokasi ambruknya rumah tersebut. Seorang warga terlihat berteriak-teriak agar warga mempercepat langkahnya menjauh dari lokasi kejadian.

BACA JUGA:   Nongsa Resorts Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Habaib

Dia juga menunjuk-nunjuk ke arah kabel listrik yang makin menegang tertarik bangunan yang ambruk ke laut tersebut.

Suara isak tangis juga terdengar di lokasi kejadian yang terlihat berada di atas salah satu pelantar tersebut.

“Tenang-tenang, jangan menangis,” ucap salah seorang warga.

Saat kejadian berlangsung hujan masih terlihat masih turun. Angin bertiup cukup kencang. Begitu juga dengan ombak masih beriak-riak tinggi. Air laut juga terlihat keruh.

Sementara diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah kapal tongkang hanyut dan menghantam pemukiman warga di kawasan Tanjunguma, Batam, Jumat (1/1/2021) siang.

BACA JUGA:   Mahasiswa FH Uniba Sambangi Ombudsman Kepri, Agus Siswanto: Banyak Mengira Ombudsman LSM

Dari video dan foto-foto yang beredar di grup-grup WA, Kapal tongkang dengan nama lambung Egility 1805 tersebut terlihat tanpa muatan.

Dari suara perekam menjelaskan, kapal tongkang tersebut sebelumnya berlabuh di perairan tersebut. Diduga akibat angin kencang dan ombak besar kapal terbawa arus dan kemudian mengarah ke arah pemukiman warga.

Kapal kemudian menghantam rumah warga yang mengakibatkan kerusakan parah terhadap rumah warga tersebut. Tak dijelaskan berapa banyak rumah warga yang kena.

BACA JUGA:   Sesmenko Perekonomian Dukung Pembangunan Infrastruktur Demi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

“Warga sudah berlarian ke darat,” ujar perekam video tersebut.

Dari rekaman tersebut beberapa orang warga terlihat berada di dalam air. Diperkirakan warga yang ingin menyelamatkan barang-barang pribadi yang masuk ke dalam laut.

Dari rekaman tersebut lokasi kejadian tak jauh dari kawasan terpadu Harbour Bay, Batam. Bangunan-bangunan hotel di kawasan tersebut terlihat cukup jelas.

“Kejadian terjadi di kawasan Tanjunguma,” kata perekam video itu lagi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi dari pihak-pihak terkait mengenai peristiwa tersebut.(emr)

foto: istimewa.