Disaksikan Menkum HAM Yasonna H Laoly, Rudi Serahkan Hibah Tanah untuk Pos Sandar Kapal Patroli Imigrasi

Avatar photo

AriraNews.com, BATAM – Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri langsung Apel Penegakan Hukum Keimigrasian dalam Rangka Hari Bhakti Imigrasi ke-72.

Apel yang dilakukan dilaksanakan di Dermaga Pelabuhan Batuampar tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna H Laoly.

Dalam kegiatan tersebut, Rudi juga berkesempatan untuk menyerahkan secara langsung surat hibah tanah atau legalitas untuk pos sandar Kapal Patroli Imigrasi Batam.

BACA JUGA:  Ascott Regional Batam Gelar Pelatihan Digital dan Hospitality di Global Disability Awareness Day Bagi Penyandang Disabilitas

Hal itu tentu saja merupakan bagian dari upaya meningkatkan kerjasama dengan Imigrasi yang selama ini memang sudah terjalin baik, dengan Pemko Batam maupun BP Batam.

Sementara itu, Menkum HAM Yasonna H Laoly dalam sambutannya mengajak seluruh stakeholder untuk sama-sama meningkatkan kerjasama dalam melakukan pengawasan ke luar masuknya Warga Negara Asing (WNA) maupun Warga Negara Indonesia (WNI).

BACA JUGA:  Peresmian BLK Sentrum Caritas, Li Claudia Tekankan Kolaborasi Cegah TPPO dan Lindungi Pekerja Migran

Terlebih lagi Batam atau Kepri merupakan pintu gerbang masuknya Indonesia. Maka itu pengawasan Imigrasi mencakup penegakan hukum baik secara administrasi maupun tindak pidana harus dilakukan secara ketat.

“Hal ini juga menjadi bagian kita bersama untuk mencegah masuknya Covid-19 terutama varian Omicron masuk ke Indonesia,” kata Yasonna, Rabu (19/1/2022).

Yasonna juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak bepergian ke luar negeri. Mengingat potensi penyebaran Omicron masih terjadi saat ini.

BACA JUGA:  Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih Sapi dan Kambing Kurban, Doakan Wako Batam Amsakar Achmad Raih Haji Mabrur

“Presiden selalu pesan supaya kita semua untuk menahan diri tidak keluar negeri, guna mencegah semakin meluas Omicron atau varian lainnya,” katanya.(***)