Satu-satunya di Kepri, Batam Nominator Anugerah Tangguh Adhiwirasana

Avatar photo
Sekda Batam, Jefridin Hamid.

AriraNews.com, BATAM – Kota Batam terpilih sebagai nominator Anugerah Tanggungguh Adhiwirasana yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid mengatakan Kota Batam merupakan satu-satunya kabupaten/kota di Kepri yang diundang untuk mengikuti tahapan penjaringan nugerah Tanggungguh Adhiwirasana.

“Kita masuk kategori Wira Sandya Laksana. Hari ini kami sedang menyiapkan semua data yang diminta panitia,” kata Jefridin, Jumat (22/10/2021).

BACA JUGA:  Hotel Santika Batam Perkuat Inovasi dan Layanan di Bawah Kepemimpinan Yusrin Azwan

Dijelaskan Jefridin, Anugerah Tanggungguh Adhiwirasana merupakan penghargaan yang diberikan bagi insan dan lembaga yang berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19.

Selain itu juga penanggulangan bencana alam dengan mengedepankan nilai humanisme dan nasioalise dengan mengusung tema Kolaborasi Indonesia Tangguh Bencana.

“Kemudian kategori Wira Sandya Laksana adalah salah satu kategori yang diberikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota yang menunjukan kinerja unggul dalam upaya penanggulangan Covid-19 di daerah masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA:  Li Claudia Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Azman mengatakan penghargaan dari BNPB tersebut memang hanya diberikan kepada daerah yang memiliki inovasi dalam penanggulangan bencana.

“Dari 530 daerah yang ada di Indonesia, untuk tingkat kota hanya dipilih 25 kota termasuk Kota Batam. Sedangkan Kabupaten 32 dan Provinsi 20,” kata Azman.

BACA JUGA:  Volume Peti Kemas Direct Call di TPK Batu Ampar Tembus 58 Ribu TEUs, Batam Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Salah satu yang menjadi penilaian kenapa Batam bisa terpilih di anataranya seperti penempatan isolasi pasien Covid-19 di Asrama Haji. Batam terpasuk daerah yang pertama mencentuskan ide tersebut.

“Kemudian juga pemberian sembaki untuk masyarakat, tak hanya dari anggaran APBD saja, tapi juga menggandeng swasta, ini juga menjadi salah satu penilaian,” katanya.(***)