Basarnas Natuna Bekali Pelajar dan Mahasiswa Keterampilan SAR, Perkuat Budaya Keselamatan di Wilayah Kepulauan

Personel Basarnas Natuna saat memberi edukasi kepada generasi muda tentang keselamatan dalam kegiatan workshop yang merupakan bagian dari Program Kerja Bakti di Ujung Utara 2026 yang diinisiasi Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR).

Natuna,Ariranews.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna terus memperkuat budaya keselamatan di wilayah kepulauan melalui edukasi kepada generasi muda. Kali ini, Basarnas Natuna membekali pelajar dan mahasiswa dengan pengetahuan dasar pencarian dan pertolongan (SAR), penyelamatan di air, hingga pertolongan medis dasar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Kegiatan tersebut dikemas dalam workshop yang merupakan bagian dari Program Kerja Bakti di Ujung Utara 2026 yang diinisiasi Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR). Basarnas Natuna berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Natuna untuk memberikan pelatihan kepada pelajar SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut, Selasa (28/7/2026).

Workshop yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut itu menjadi salah satu langkah nyata Basarnas dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda di daerah kepulauan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kecelakaan di perairan.

BACA JUGA:  Jelang HUT Ke-81 RI, Lanud Raden Sadjad Perkuat Sinergi Lintas Instansi di Natuna

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan materi yang diberikan meliputi pengenalan tugas dan fungsi Basarnas, teknik pencarian dan pertolongan di air, hingga pertolongan medis dasar yang dapat diterapkan saat menghadapi keadaan darurat.

Menurutnya, kolaborasi antara Basarnas, Damkar, Universitas Airlangga, dan pihak sekolah merupakan bentuk sinergi yang patut diapresiasi dalam membangun kesadaran keselamatan sejak dini.

BACA JUGA:  Bangun Budaya Sadar SAR Sejak Usia Dini, Kantor SAR Natuna Teken Kerja Sama dengan Kemenag dan Disdikbud

«”Basarnas tidak bisa bekerja sendiri. Melalui kerja sama dengan Damkar, perguruan tinggi, dan sekolah, kami ingin terus berbagi pengetahuan tentang keselamatan,” ujar Abdul Rahman.»

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik lapangan, sesi tanya jawab, dan simulasi sederhana untuk memperkuat pemahaman terhadap teknik dasar penyelamatan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti mahasiswa Universitas Airlangga dan pelajar SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut.

BACA JUGA:  72 Kantong Darah untuk Warga Natuna, Aksi Kemanusiaan Lanud Raden Sadjad Warnai Hari Bakti TNI AU

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi dan mengikuti setiap sesi praktik yang diberikan oleh para instruktur dari Basarnas Natuna dan Damkar Kabupaten Natuna.

Basarnas Natuna berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai model penguatan sumber daya manusia di bidang keselamatan.

Dengan bekal pengetahuan dasar pencarian dan pertolongan, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan serta kemampuan untuk menyelamatkan diri maupun membantu orang lain ketika terjadi kecelakaan di perairan atau situasi darurat lainnya di Kabupaten Natuna.

(Dod)