AriraNews.com, Natuna – Berjalan selama dua hari pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Kabupaten Natuna tahun 2023 lahirkan tiga program prioritas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, menjadi salah satu program prioritas RKPD Pemerintah Kabupaten Natuna pada tahun 2024 mendatang.
Dari hasil berita acara kegiatan Musrenbang Kabupaten Natuna tahun 2023, telah disepakati oleh seluruh peserta musrenbang tiga program prioritas pembangunan daerah yaitu, peningkatan ekonomi daerah, peningkatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Peserta Musrenbang juga telah menyepakati Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Natuna tahun 2024 yang terdiri dari 109 program dengan 141 kegiatan dan 1426 sub kegiatan dengan total dana Rp 1,8 triliun yang bersumber dari APBD Kabupaten Natuna.
Dana tersebut dengan rincian prioritas peningkatan ekonomi daerah dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 733 miliar, dengan 59 program, 92 kegiatan dan 248 sub kegiatan.
Prioritas peningkatan tata kelola pemerintahan dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 723 miliar dengan 26 program, 46 kegiatan dan 124 sub kegiatan.
Prioritas peningkatan kualitas sumberdaya manusia dengan jumlah pagu anggaran sebesar Rp 1,1 triliun dengan 72 program, 303 kegiatan dan 1053 sun kegiatan.
Sedangkan untuk dana APBD Provinsi Kepulauan Riau tahun 2024, Kabupaten Natuna mengusulkan 27 program, 32 kegiatan dan 45 sub kegiatan dengan jumlah anggaran sebesar Rp 379 miliar.
Untuk APBN tahun 2024, Kabupaten Natuna mengusulkan 42 program, 55 kegiatan dan 123 sub kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp. 364 miliar
Penutupan kegiatan Musrenbang tahun 2023 , ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, Jumat (17/3/2023) di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam.
Dalam sambutanya Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko menuturkan, Musrenbang yang dilaksanakan selama dua hari ini, bertujuan untuk menghasilkan kesepakatan dan komitmen antara stakeholder atas program, kegiatan pembangunan daerah yang akan dimuat dalam rencana kerja pemerintah daerah Kabupaten Natuna tahun 2024.
“Perlu saya tekankan, besar kecilnya anggaran bukan tolak ukur suksesnya perencanaan, tapi seberapa besar efek, nilai dan manfaat dari perencanaan tersebut bagi masyarakat, disinilah cerminan kualitas dan integritas perencanaan di ukur,” ujarnya.
Boy Wijanarko juga mengatakan , untuk tahun 2024 keterbatasan anggaran masih akan melanda Kabupaten Natuna, untuk itu semua usulan yang disampaikan dalam kegiatan Musrenbang tidak akan dapat di akomodir secara keseluruhan, melainkan hanya program dan kegiatan prioritas yang langsung menjawab permasalahan dan isu strategis, terutama pada sektor-sektor penunjang pemulihan ekonomi.
“Saya sangat mengharapkan prioritas pembangunan daerah di tahun 2024 fokus pada penurunan angka kemiskinan ekstrem 0% dan penurunan stunting 10,30% serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas sumber daya aparatur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat natuna,” ucapnya.
Di akhir sambutannya Boy menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, baik anggota dewan, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga adat, tokoh agama, dunia usaha, tokoh pemuda, unsur perguruan tinggi, LSM, ormas yang telah berperan aktif dalam pembahasan kelompok.
“Terima kasih juga kepada setiap organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Natuna dalam memberikan pikiran dan tenaga dalam acara musrenbang ini sampai selesai,” ucapnya.(dod)








