banner 728x90

BI Kepri Sebar Uang Rp 2 T di Program SERAMBI 2024, Warga Diimbau Tukar Uang di Tempat Resmi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Suryono (baju putih) saat memberikan keterangan pers usai meluncurkan program SERAMBI 2024.

AriraNews.com, Batam – Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Suryono secara simbolis melepas mobil kas keliling beberapa bank yang berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2024 di lobby kantor Bank Indonesia Perwakilan Kepri di Batamcenter, Kota Batam, Rabu (19/3/2024) sore.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Kepri, pimpinan perbankan di wilayah Kepri, serta Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (PERBARINDO) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Program SERAMBI 2024 upaya untuk memastikan pemenuhan kebutuhan uang Rupiah layak edar serta memberikan layanan kas kepada masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1445 H.

BACA JUGA:   PT Jasa Raharja Cabang Kepri Tanam Ratusan Bibit Buah Unggul di Taman Wisata Alam Mukakuning, Ajak Masyarakat Jaga Hutan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Suryono melepas mobil kas keliling dalam peluncuran program SERAMBI 2024.

Dengan mengangkat tema “Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkah”, SERAMBI 2024 juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan, berbelanja produksi dalam negeri, serta menabung dan berinvestasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui Rupiah.

Dijelaskan Suryono, selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2024, kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi sebesar Rp197,6 triliun, naik 4,65% dibandingkan realisasi tahun 2023 yang sebesar Rp188,8 triliun.

“Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, BI menyelenggarakan layanan penukaran di 449 titik dan layanan penukaran di perbankan sejumlah 4.264 kantor bank/titik yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk wilayah Kepri kata Suryono, BI Kepri memperkirakan kebutuhan uang kartal di 7 kabupaten/kota selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 H sebesar Rp2 triliun. Kebutuhan tersebut meningkat sebesar 5,3% dibandingkan realisasi tahun 2023 sebesar Rp1,9 triliun.

BACA JUGA:   Bupati Soppeng Sulsel Terkesan Kemajuan Batam

Peningkatan ini memperhitungkan angka asumsi makro, tren realisasi tahun-tahun sebelumnya secara historis, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik lebaran yang juga mendorong peningkatan kebutuhan uang kartal menjadi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Kebutuhan tersebut akan dipenuhi melalui layanan Kas Keliling BI, layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan, serta layanan penukaran di 147 titik loket perbankan di seluruh wilayah Kepri,” ungkapnya.

Masyarakat Kepri dapat mengakses layanan tersebut mulai tanggal 15 Maret 2023 hingga 5 April 2024. Untuk mengetahui informasi jadwal layanan Kas Keliling BI dan tatacara penukaran uang, masyarakat dapat mengakses tautan https://pintar.bi.go.id.

BACA JUGA:   Kadisbudpar Ardi Ajak Asita Promosikan Tahun Kunjungan Wisata ke Batam

Lebih lanjut, Suryono menghimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang di tempat-tempat penukaran resmi, yaitu di seluruh unit/cabang perbankan di wilayah Kepri, Kas Keliling BI, maupun pada layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko peredaran uang palsu, ketidakakuratan jumlah uang yang ditukarkan, dan pengenaan biaya.

“Ke depan, BI Kepri terus berkomitmen untuk selalu hadir memenuhi kebutuhan uang Rupiah dengan jumlah dan pecahan yang sesuai, baik dalam keseharian maupun dalam berbagai momen penting kehidupan masyarakat Kepri,” kata Suryono.(ara)