AriraNews.com, BATAM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengungkap Batam sekurangnya butuh 200 halte. Saat ini, jumlah halte Trans Batam yang sudah ada berjumlah 94 unit.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, mengatakan Dishub Batam terus membangun halte seiring telah rampungnya sejumlah proyek pelebaran jalan. Tahun 2025 ada penambahan 10 halte.
“Semuanya ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2025,” ujar Leo, Rabu (10/12/2025).
Dengan tambahan halte yang dibangun tahun ini, totalnya kini menjadi 104 halte.
Leo mengatakan pihaknya akan kembali melakukan analisis kebutuhan halte pada 2025. Namun beberapa kawasan seperti Kepri Mall, Harbor Bay, dan Panbil juga sudah diminta melengkapi dokumen AMDAL dengan kewajiban menyediakan halte sendiri.
“Kita lihat lagi tahun depan berapa tambahan yang dibutuhkan,” jelasnya.
Leo menyebut Pemko Batam dan BP Batam juga menggandeng pihak swasta untuk percepatan penyediaan halte. Banyak pelaku usaha disebutkan bersedia membangun halte di area mereka demi mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Adapun 10 halte Trans Batam yang dibangun tahun ini berlokasi di:
1. Halte Poltek (depan Politeknik)
2. Halte Plamo Garden (depan Perumahan Plamo Garden, seberang SPBU)
3. Halte Pandawa (depan Pendopo Pencak Silat Pandawa)
4. Halte bundaran Tembesi (dekat bundaran Tembesi setelah SPBU)
5. Halte Basecamp (arah Tanjung Uncang menuju Bundaran)
6. Halte Bambu Kuning (depan Jalan Bambu Kuning)
7. Halte Puskopkar (depan Perumahan Puskopkar)
8. Halte Putri Hijau (seberang SP)
9. Halte Shangrila (depan Pertokoan Shangrila)
10. Halte Batu Besar. (ara)








