banner 728x90
Natuna  

Musrenbang Kabupaten Natuna, Sepakati RKPD Tahun 2025 Sebesar Rp 2,7 Triliun

Bupati Natuna, Wan Siswandi menutup Musrenbang Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2024.

AriraNews.com, Natuna – Setalah berjalan selama dua hari seluruh peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Natuna tahun 2024 menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 sebesar Rp2,7 triliun.

Musrenbang tingkat kabupaten ini, ditutup langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi yang dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Kamis (7/3/2024).

Berdasarkan berita acara kesepakatan musrenbang yang dibacakan oleh Kabid Litbang Berenlitbangda Natuna, Tukino menuturkan, bahwa prioritas pembangunan akan difokuskan pada Peningkatan Ekonomi Daerah, Pembangunan Infrastruktur Wilayah dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.

“Dengan demikian maka disepakati RKPD tahun 2025 terdiri dari 158 program, 444 kegiatan dan 1456 sub kegiatan,” terangnya.

BACA JUGA:   Septi Dwiani Siswandi Resmi Pimpin DPD LASQI Natuna
Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Wakilnya Rodhial Huda (kanan) menyaksikan penandatanganan berita acara Musrenbang tingkat Kabupaten Natuna tahun 2024 yang menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 sebesar Rp2,7 triliun.

Lebih lanjut, Tukino juga menjabarkan, dari anggaran Ro2,7 triliun tersebut akan dipergunakan untuk peningkatan sektor ekonomi daerah sebesar Rp 80,3 miliar dengan 57 program, 93 kegiatan dan 247 sub kegiatan.

Sektor Pembangunan Infrastruktur Wilayah akan dianggarkan sebesar Rp 1,2 triliun dengan 27 program, 45 kegiatan dan 115 sub kegiatan.

Peningkatan Sumber Daya Manusia akan dianggarkan sebesar Rp 1,3 triliun dengan 74 program, 306 kegiatan dan 1094 sub kegiatan.

Untuk APBD Provinsi Kepri tahun 2025, Kabupaten Natuna mengusulkan 25 program, 28 kegiatan dan 32 sub kegiatan dengan anggaran sebesar Rp 132,4 miliar.

Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Wakilnya Rodhial Huda (dua dari kiri) dan sejumlah pejabat di Natuna hadir dalam penutupan Musrenbang tingkat Kabupaten Natuna tahun 2024 yang menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 sebesar Rp2,7 triliun.

Sedangkan, APBN 2025 Kabupaten Natuna mengusulkan 19 program, 22 kegiatan dan 27 sub kegiatan dengan anggaran Rp 603 miliar.

BACA JUGA:   Kurangi Beban Keluarga, Bupati Natuna Serahkan Mobil Ambulans untuk Rumah Singgah Natuna Di Batam

Sementara itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam sambutannya menyampaikan, musyawarah yang telah dilaksanakan selama dua hari yang dimulai dari pembukaan, pembahasan desk dan sampai penutupan bertujuan untuk menghasilkan kesepakatan dan komitmen bersama antar stakeholder terkait.

“Hasil musyawarah ini nantinya akan dimuat dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Natuna tahun 2025,” terangnya.

Lanjut Siswandi, dengan berakhirnya pelaksanaan Musrenbang tahun 2024 maka telah disepakati berbagai macam program prioritas dalam RKPD yang akan menjadi pedoman dalam KUA-PPAS tahun 2025.

“Tahapan puncak perencanaan telah dilalui, saya berharap seluruh kepala organisasi perangkat daerah dan jajaran dapat memegang teguh komitmen terkait dengan pelaksanaan program strategis dan non program prioritas,” pintanya.

BACA JUGA:   Pangkoarmada I Pastikan Keamanan Laut Natuna, 4 Kapal Perang RI Siaga Penuh

Bupati juga berpesan agar perangkat daerah dapat berinovasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dengan berakhirnya Musrenbang Kabupaten Natuna tahun 2024, Wan Siswandi juga menitipkan pesan agar seluruh usulan musrenbang dari tingkat terendah sampai yang tertinggi dan pokok-pokok pikiran dari DPRD dapat di akomodir dan dapat dilaksanakan.

Melakukan evaluasi atas pelaksanaan program yang telah dilaksanakan harus dilakukan secara berkala sehingga dapat berjalan dengan lancar.

“Kepada tim anggaran dapat melakukan evaluasi dengan cermat dalam pengalokasian anggaran dengan melakukan hasil evaluasi dan capaian kinerja sehingga perumusan kegiatan dan pengalokasian anggaran dapat dilakukan secara objektif dan efisien,” tutupnya.(dod)