Wagub Marlin: Mari Pilah Sampah, Jadilah Perempuan Inspiratif Selamatkan Bumi

Avatar photo
Wagub Marlin bersama peserta sosialisasi program "Pilah Sampah dari Rumah", program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam di Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam.

AriraNews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, selalu punya pesan membangun untuk kaum perempuan. Hal ini ia dapat dari keluasan pengalaman dan wawasannya.

Seperti kali ini, Wagub Marlin mengajak kaum perempuan menjadi penggerak untuk menyelamatkan Bumi. Salah satunya dengan memilah sampah dari rumah. Mulailah dari sekarang, mulailah dengan ikhlas.

“Kita dikaruniai satu Bumi yang luar biasa ini. Kalau tak kita jaga, siapa lagi yang menjaganya,” kata Wagub Marlin di Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Sabtu (7/12/2023) pagi.

BACA JUGA:  Perkuat Wawasan Geostrategis, Amsakar Achmad Jadi Narasumber Pasis Seskoau Angkatan 64 di Batam

Di Pantai Melayu, Pulau Setokok itu, Marlin menyosialisasikan program “Pilah Sampah dari Rumah”, program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam.

Wagub Marlin menyosialisasikan program “Pilah Sampah dari Rumah”, program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam di Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Sabtu (7/12/2023) pagi.

“Sebagai pelaku yang menghasilkan sampah, terutama sampah rumah tangga, memilah sampah dari rumah memang harus dilakukan,” ujar Marlin yang saat itu didampingi Kepala DLH Kota Batam Herman Rozie.

Marlin sangat konsisten dengan gerakan ini. Saban tahun, di lokasi yang berbeda-beda, gerakan ini terus dilakukan Marlin. Mengajak, memotivasi dan memberi contoh langsung memilah sampah dari rumah.

BACA JUGA:  Demi Investasi dan Penataan, Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Marlin memulainya memang belum lama. Sejak 2016 lalu, dia melakukan langkah kecil ini. Pelan-pelan. Menggerakkan orang-orang sekitar. Ternyata memberikan hasil. Ada dampak yang didapat.

Ketika menjadi Ketua TP PKK Kota Batam, gerakan ini semakin kencang dilakukan Marlin. Di sejumlah daerah, muncul bank-bank sampah. Termasuk di beberapa sekolah.

Marlin pun mengajak ibu-ibu di Setokok untuk membuat bank sampah. Termasuk kader posyandu yang setiap kegiatan, pemeriksaan bulanan, gerakkan ibu-ibu membawa sampah yang sudah dipilah.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Amsakar Achmad Pilih Haji Reguler, Nabung 25 Tahun

Mereka pun menghubungi DLH Kota Batam, setelah dalam jumlah yang lumayan. Uangnya bisa dijadikan kas posyandu.

“Kita yang membuat sampah. Kota juga yang membersihkannya. Kita memilahnya. Jangan buang sembarangan, apalagi ke laut,” ajak perempuan kelahiran Karimun ini.

Paling tidak, pesan Marlin jadilah yang bermanfaat. Paling tidak bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Dengan memilah sampah dari rumah.

“Kita punya sesuatu yang bermanfaat, misalnya, satu saja untuk lingkungan. Menjaga lingkungan kita. Ada kebanggaan bahwa kita bisa ikut berperan menjaga lingkungan,” kata Marlin.(ski/emr)