banner 728x90

Australian Federal Police Kunjungi Polda Kepri, Jalin Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kapolda Kepri Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, menerima kunjungan Australian Federal Police (AFP) ke Polda Kepri, Selasa (5/3/2024).

AriraNews.com, Batam – Kapolda Kepri Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, menerima kunjungan Australian Federal Police (AFP) ke Polda Kepri, Selasa (5/3/2024).

Dalam pertemuan tersebut dibicarakan kerja sama dan saling bertukar informasi dalam menghadapi kejahatan transnasional. Apalagi letak geografis Kepri yang berada di wilayah perbatasan dan memiliki wilayah yang sangat luas sangat rawan akan tindak kejahatan lintas batas.

BACA JUGA:   BP Batam dan Lion Air Tandatangani Perjanjian Sewa Lahan MRO Batam Aero Technic

AFP juga menawarkan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Polda Kepri terutama dalam menghadapi tantangan teknologi yang semakin canggih.

“Kami siap memberikan dukungan dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama dalam bidang cyber crime dan penanganan kejahatan transnasional. Selain itu, kami akan mengundang personel dari Polda Kepri untuk mengikuti program latihan yang telah kami kembangkan di AFP. Dengan kerjasama yang erat antara AFP dan Polri, kami yakin bahwa kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat,” ucap Federal Agent Luke Nasir selaku Liaison Officer AFP Cybercrime dan Child Sex Exploitation AFP Jakarta, dalam keterangan pers.

BACA JUGA:   Safari Ramadan di Pulau Kubung, BKDI BP Batam Salurkan Bantuan ke Musala Al-Hidayah

Sementara, Kapolda Kepri Riau Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, sangat berterima kasih atas komitmen dan dukungan yang diberikan oleh Australian Federal Police (AFP). Kerja sama yang erat antar keduanya menjadi kunci dalam menghadapi tantangan keamanan lintas negara dan menjaga keamanan khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

“Hal ini akan menjadi kesempatan berharga bagi personel Polri untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas pengetahuan dalam menangani berbagai jenis kejahatan yang semakin kompleks,” kata Yan Fitri.(ara)

BACA JUGA:   Pedagang Pasar Induk Jodoh Belum Dapatkan Lokasi Bongkar Barang, Pasokan Sembako Terancam