SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Natuna

Ramah Tamah Bersama Tim Kemenko Marves dan Danpussenarmed, Wabup Natuna Sampaikan Rancangan Daerah Pembentukan KEK

Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda ketika memaparkan kondisi Natuna di hadapan rombongan tim Kemenko Marves bersama Danpussenarmed di Gedung Sri Serindit, Ranai dalam acara jamuan makan malam.

AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Natuna mengelar malam ramah tamah serta jamuan makan malam bersama rombongan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Kemenko Marves RI) dan Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed) di Gedung Sri Serindit, Ranai pada Rabu malam (05/07/2023).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta kepada Rombongan Tim Kemenko Marves dan Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed), Mayjen TNI Yudhy Chandra Jaya, MA untuk bersama-sama membangun Kabupaten Natuna.

“Silahkan pusat ambil alih perekonomian di Natuna, kami cukup mengurus hal domestik saja,” ungkapnya.

Rodhial Huda juga mengatakan, saat ini Pemerintah Daerah sedang merancang dalam angan-angan Natuna harus menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Cinta Bersemi.

Dari Natuna untuk Indonesia, Upacara HUT ke-81 RI Teguhkan Nasionalisme di Wilayah Perbatasan

“Apa itu cinta bersemi, maksudnya Natuna itu harus menjadi central yang berdekatan dengan wilayah Cin di utara yakni, Cina, Korea Jepang, Taiwan dan Hongkong, Natuna juga berdekatan dengan wilayah Tan yakni Thailand, Vietnam, Laos dan Kamboja, Wilayah Ber yakni Brunai, Serawak dan Filipina dan wilayah Mi yakni Malaysia, Singapura dan Indonesia,” ucapnya.

Rodhial Huda juga menerangkan, jika Kabupaten Natuna dibangun berbagai fasilitas sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Maritim, maka Natuna akan menjadi sumber ekonomi baru dari ratusan kapal yang lewat tiap hari.

“Hari ini dengan keterbatasan kewenangan wilayah yang dimiliki oleh Kabupaten, seperti kewenangan wilayah laut dikurangi lagi dengan kewenangan tambang maka kami sering menyampaikan ke pemerintah pusat silahkan ambil alih Natuna, jadikan Provinsi Khusus atau jadikan daerah otorita agar pembangunannya lebih cepat,” terangnya.

Menurut pria yang lebih akrab dipanggil Wak Yal ini, jika Natuna mengharapkan APBD yang tidak sampai satu triliun,100 tahun ke depan pun Natuna tidak akan jadi apa-apa.

“Untuk itu kami mengajak para pejabat baik pejabat pusat maupun provinsi, untuk bersama-sama saling membahu membangun kabupaten berjuluk Laut Sakti Rantau Bertuah ini,” ajaknya.

Dalam kegiatan ini tampak dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan dan Ketahanan Maritim, Laksamana Madya TNI (Purn) Fred Salem Lonan (Mantan Wakasal 07 Nov 2000), Penasehat Khusus Menteri Bidang Keamanan dan Ketahanan Maritim, Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, SIPMM (Mantan KASAL 2012 – 2014), Danguspurla, Laksamana Pertama TNI Heri Triwibowo, S.E, Direktur Fasilitas dan Jasa Ditjen Kekuatan Pertahanan, Brigjen TNI Andri Tobarsono.

Aksi Nasionalisme di Perairan Natuna, Basarnas Raih Penghargaan Panglima Kogabwilhan I

Koordinator Perencanaan Biro Perencanaan KKP, Benny, Kepala SKPT (Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu), Muhammad Ropindra, S.St, Plt. Kepala Subdit Perencanaan Pendanaan Dalam Negeri (BAPPENAS), Fajrul Irfan Ibrahim, Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, SH dan para Pimpinan Forkopimda Natuna.(dod)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Dari Natuna untuk Indonesia, Upacara HUT ke-81 RI Teguhkan Nasionalisme di Wilayah Perbatasan

02

Semangat Kemerdekaan, BPBD dan SAR Anambas Kibarkan Merah Putih di Tebing

03

Aksi Nasionalisme di Perairan Natuna, Basarnas Raih Penghargaan Panglima Kogabwilhan I

04

Merah Putih Berkibar di Tebing Terjal Anambas, SAR dan BPBD Maknai Kemerdekaan Lewat Pengabdian