Musda PHRI BPD Kepri Digelar Agustus 2026, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka

Avatar photo
Sekretaris PHRI BPD Kepulauan Riau, Tedi Hermansyah (dua dari kiri), Ketua Steering Committee Musda PHRI, Reni Novianti dan Sekretaris Steering Committee, Agi Arisetyawan (kanan) saat konferensi pers di Hotel Marriott Harbour Bay, Batu Ampar, Batam, Kamis (9/7/2026).

AriraNews.com, Batam – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah (BPD) Kepulauan Riau memulai proses regenerasi kepemimpinan dengan membuka pendaftaran calon Ketua PHRI Kepri masa bakti 2026–2031.

Pemimpin baru yang akan dipilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) Agustus mendatang diharapkan mampu memperkuat daya saing industri perhotelan, restoran, dan pariwisata di tengah dinamika sektor hospitality yang terus berkembang.

Pembukaan pendaftaran calon ketua diumumkan dalam konferensi pers di Hotel Marriott Harbour Bay, Batu Ampar, Batam, Kamis (9/7/2026).

Sekretaris PHRI BPD Kepulauan Riau, Tedi Hermansyah, mengatakan pelaksanaan Musda merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan.

“Dalam kesempatan ini kami mempersiapkan Musyawarah Daerah yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Pengurus inti telah membentuk Steering Committee untuk mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan hingga nantinya memilih ketua baru PHRI Kepulauan Riau,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wujudkan Kedaulatan NKRI di Wilayah 3T Kepri, BI dan TNI AL Selenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

Ia berharap proses pemilihan kali ini menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin maju dan memberikan kontribusi lebih besar bagi industri pariwisata di Kepulauan Riau.

Ketua Steering Committee, Reni Novianti, mengatakan pembukaan pendaftaran menjadi langkah awal untuk menjaring sosok pemimpin yang mampu menjawab tantangan industri hospitality.

Menurutnya, ketua terpilih diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri hotel dan restoran, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor hospitality, serta membawa organisasi lebih adaptif terhadap perkembangan industri pariwisata.

“Kami juga mengajak seluruh anggota menjaga suasana tetap kondusif, menjunjung tinggi etika organisasi, serta mendukung seluruh tahapan pemilihan agar berjalan profesional dan transparan,” katanya.

BACA JUGA:  BP Batam dan Tim Gabungan Patroli di Jembatan 1 Barelang, Antisipasi Pungli dan Parkir Liar

Sementara itu, Sekretaris Steering Committee, Agi Arisetyawan, menjelaskan pendaftaran calon dibuka mulai 9 Juli hingga 2 Agustus 2026. Seluruh bakal calon diwajibkan menyerahkan curriculum vitae (CV) sebelum batas waktu yang telah ditetapkan.

Setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melakukan verifikasi administrasi, pemeriksaan kelengkapan dokumen, serta wawancara terhadap seluruh bakal calon sebelum hasilnya disampaikan kepada pengurus pusat sesuai mekanisme organisasi.

“Persyaratan calon cukup lengkap karena PHRI mengharapkan sosok ketua yang benar-benar kompeten untuk membangun asosiasi menjadi lebih maju dan bermanfaat bagi seluruh anggota,” jelas Agi.

Panitia juga mengajak seluruh anggota PHRI yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam pencalonan.

Sesuai AD/ART organisasi, calon ketua harus merupakan anggota PHRI BPD Kepulauan Riau. Tidak ada ketentuan mengenai masa minimal keanggotaan, namun kandidat diharapkan merupakan pelaku usaha yang memiliki atau mengelola hotel maupun restoran secara langsung.

BACA JUGA:  Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Ekonomi 2027 Dipatok hingga 7,7 Persen

Saat ini PHRI Kepulauan Riau memiliki sekitar 150 anggota aktif. Organisasi juga terus membuka kesempatan bagi hotel, restoran, maupun pelaku usaha pariwisata lainnya untuk bergabung sebagai anggota.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan mengundang pelaku usaha untuk bergabung. Beberapa hotel baru juga telah mengajukan diri menjadi anggota PHRI,” kata Tedi.

Melalui proses pemilihan yang terbuka, transparan, demokratis, dan akuntabel, PHRI Kepulauan Riau berharap Musda 2026 melahirkan pemimpin yang visioner, profesional, serta mampu memperkuat peran organisasi dalam mendukung pertumbuhan industri perhotelan, restoran, dan pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau. (emr)