Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menerima audiensi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Natuna di Lobby Markas Komando Lanud Raden Sadjad, Ranai, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Lanud Raden Sadjad dan BAZNAS Natuna dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ).
Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan Lanud Raden Sadjad terhadap pengelolaan zakat yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Melalui kerja sama ini, penghimpunan zakat di lingkungan Lanud RSA diharapkan semakin optimal sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang berhak menerima.
Audiensi dipimpin Ketua BAZNAS Kabupaten Natuna, Raja Marzuni, M.Pd., yang memaparkan tugas dan fungsi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Lanud Raden Sadjad sebagai penghimpun zakat, infak, dan sedekah dari personel serta pegawai di lingkungan satuan.
Ia menjelaskan bahwa UPZ berkewajiban berkoordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Natuna sekaligus menyampaikan laporan penghimpunan zakat secara berkala. Pengumpulan zakat mulai dilaksanakan setelah diterbitkannya Surat Keputusan pembentukan UPZ.
Dalam kesempatan itu, BAZNAS juga menyampaikan ketentuan nisab zakat pendapatan tahun 2026. Personel yang telah memenuhi nisab diwajibkan menunaikan zakat sebesar 2,5 persen dari pendapatan bruto melalui amil zakat resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
Menanggapi hal tersebut, Danlanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran UPZ sebagai bagian dari upaya membangun budaya kepedulian sosial di lingkungan Lanud Raden Sadjad.
“Kami menyambut baik sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Natuna dalam memperkuat pengelolaan zakat melalui UPZ Lanud Raden Sadjad. Saya telah mengarahkan Kepala Pembinaan Mental untuk terus berkoordinasi dengan BAZNAS agar proses penghimpunan dan penyaluran zakat dapat berjalan sesuai ketentuan, transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Danlanud RSA.
Menurutnya, zakat bukan hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui sinergi ini, Lanud Raden Sadjad berharap pengelolaan zakat di lingkungan satuan dapat semakin optimal, sekaligus mendukung program-program BAZNAS Kabupaten Natuna dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Dod)










